Jumat, 23 Oktober 2026
02:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Kebomas, Gresik

Kebomas, Gresik

kecamatan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur

Bagikan:
Kebomas
Masjid Agung Gresik
Masjid Agung Gresik
Koordinat: 7°10′44″S 112°37′20″E / 7.1789°S 112.6222°E / -7.1789; 112.6222
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenGresik
Pemerintahan
 • CamatTri Joko Efendi, S.H.
Populasi
 (2024)
 • Total115.078 jiwa
Kode pos
61121-61125
Kode Kemendagri35.25.14 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3525090 Suntingan nilai di Wikidata
Luas30,06 km²
Desa/kelurahan21
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kebomas%2C_Gresik&revid=29363900&groups=_8cb75356dc6662799c0477546cb254b207659430&parser=parsoid

Kebomas adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Gresik. Kebomas adalah kawasan strategis yang menjadi pintu masuk Gresik dari arah Kota Surabaya di selatan. Selain itu, kecamatan ini juga merupakan daerah penyangga utama dari ibu kota Gresik yang letaknya tepat di barat dan selatan kota. Kebomas merupakan pengembangan dari Kecamatan Gresik yang lahannya sempit dan penduduknya sudah padat. Oleh karena itu, banyak infrastruktur penting yang dibangun di kecamatan ini seperti kawasan perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Stadion Gelora Joko Samudro, Masjid Agung Gresik, hingga kantor pemerintahan. Kantor Bupati Gresik yang awalnya berada di kawasan alun-alun di Kecamatan Gresik sekarang dipindahkan ke Kebomas.[1]

Kebomas merupakan salah satu pusat perindustrian di Kabupaten Gresik. Banyak pabrik-pabrik besar yang berdiri di wilayah ini. Beberapa pabrik yang terkenal adalah Semen Indonesia (SIG) serta pabrik pupuk Petrokimia Gresik, dan keduanya berstatus BUMN. Petrokimia Gresik sendiri menggunakan ikon "kerbau emas" sebagai logonya yang terinspirasi dari nama Kebomas.[2] Industri di Kebomas ditunjang dengan adanya infrastruktur penting seperti Exit Tol Kebomas di ruas Jalan Tol Surabaya-Gresik dan Exit Tol Bunder di Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar.[3] Selain industri, Kebomas juga memiliki banyak pusat perbelanjaan ikonik seperti Icon Mall Gresik dan Gressmall.[1]

Kebomas dikenal dengan banyaknya peninggalan sejarah Islam di masa lalu seperti Makam Sunan Giri, Makam Dewi Sekardadu, dan Makam Putri Cempo. Hal ini karena wilayah Gresik dahulu adalah pusat penyebaran Islam di Pulau Jawa dengan didirikannya sebuah Kerajaan Islam yaitu Giri Kedaton yang berpusat di Kecamatan Kebomas. Kerajaan tersebut dipimpin salah satu Walisongo yaitu Sunan Giri dan berdiri sekitar tahun 1487 M. Tanggal pendirian kerajaan tersebut sekarang diperingati sebagai Hari Jadi Kota Gresik, jauh lebih tua dari HUT Pemkab Gresik di tahun 1974. Peninggalan sejarah tersebut sampai sekarang masih terawat dan menjadi ikon pariwisata Gresik yang ramai dikunjungi.[4]

Geografi

250px-Peta_Kecamatan_Kebomas%2C_Gresik.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta administrasi Kebomas

Kebomas adalah kecamatan di Kabupaten Gresik yang terletak di barat Kecamatan Gresik. Kebomas adalah bagian dari pusat perkotaan Gresik sehingga sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan urban dan industri. Areal sawah dan tambaknya cukup sempit dan hanya ditemukan di beberapa desa saja seperti Kedanyang dan Prambangan. Di tengah-tengah kawasan urban di Kebomas, masih terdapat ruang hijau yang luas di atas perbukitan. Bukit tersebut masih dijaga keasriannya karena terdapat peninggalan sejarah penting seperti Makam Sunan Giri, Makam Sunan Prapen, dan Makam Putri Cempo. Kebomas menjadi penghubung ibu kota Gresik di utara dengan Kota Surabaya di selatan. Batas Kebomas dengan Surabaya dipisahkan oleh Kali Lamong dan keduanya dihubungkan oleh Jembatan Kalitangi. Di muara sungai tersebut terdapat kawasan mangrove kecil di Desa Karangkiring.[5]

Batas wilayah Kecamatan Kebomas adalah sebagai berikut:[6]

Utara Kecamatan Manyar
Timur Kecamatan Gresik dan Selat Madura
Selatan 20px-City_of_Surabaya_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kota Surabaya (Kecamatan Pakal dan Benowo)
Barat Kecamatan Duduksampeyan dan Kecamatan Cerme

Etimologi dan sejarah

250px-Giri_Kedaton_Gresik.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Situs Giri Kedaton

Terdapat banyak legenda yang berhubungan dengan asal-usul nama Kebomas. Walaupun tidak ada bukti kebenaran akan legenda-legenda tersebut, semua kisah yang beredar mengaitkan Kebomas dengan kata "Kebo = kerbau" dan "emas". Salah satu cerita menggambarkan kunjungan Raja Majapahit yaitu Brawijaya ke Giri Kedaton. Dengan karomah Sunan Giri, kerbau-kerbau di Giri Kedaton tampak berkilau seperti emas di mata Brawijaya sehingga beliau mengakui kebesaran dari Giri Kedaton. Sedangkan versi cerita lain menyebutkan jika di wilayah ini pernah ditemukan banyak emas yang jumlahnya bagaikan kerbau (emas e sak kebo). Sedangkan salah satu pemerhati sejarah Gresik menganggap kalau Kebomas adalah bentuk penghargaan kepada kerbau yang berjasa besar terhadap masyarakat yang saat itu memanfaatkan kerbau untuk transportasi atau menggarap sawah sehingga dianggap berharga layaknya emas. Kerbau memang banyak dihargai di lingkungan kerajaan di Jawa, misalnya Kebo Bule Kyai Slamet di Surakarta.[7]

250px-Makam_Sunan_Giri_Gapura_Undakan_Pertama.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Sunan Giri

Di wilayah Gresik pernah berdiri sebuah kerajaan yang masyhur yaitu Giri Kedaton. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Paku atau lebih dikenal dengan nama Sunan Giri pada tahun 1487. Pusat Giri Kedaton didirikan di sebuah bukit yang sekarang menjadi Situs Giri Kedaton di Kecamatan Kebomas. Walaupun ibu kotanya berada di bukit, Giri Kedaton mengalami perkembangan pesat karena daerah kekuasannya juga mencakup pelabuhan besar yang sekarang menjadi Kecamatan Gresik. Selain sebagai pusat perdagangan maritim, Giri Kedaton juga menjadi salah satu pusat penyebaran Islam. Kepemimpinan kerajaan kemudian dilanjutkan oleh tokoh-tokoh lainnya seperti Sunan Dalem dan Sunan Prapen. Masa Giri Kedaton berakhir pada abad ke-17 setelah dikuasai Kesultanan Mataram. Sunan Giri sendiri sekarang dimakamkan di kompleks Makam Sunan Giri Desa Giri, Kecamatan Kebomas.[4][8]

Galeri

  • Masjid di kawasan Makam Sunan Giri
    Masjid di kawasan Makam Sunan Giri
  • Delman di Terminal Sekar Kurung atau tempat parkir Makam Sunan Giri
    Delman di Terminal Sekar Kurung atau tempat parkir Makam Sunan Giri
  • Terminal Sekar Kurung / tempat parkir makam
    Terminal Sekar Kurung / tempat parkir makam
  • Gapura makam Sunan Giri (1932)
    Gapura makam Sunan Giri (1932)

Daftar kelurahan, desa, dan dusun

Kecamatan Kebomas terdiri dari 10 desa dan 11 kelurahan yang dibagi menjadi beberapa rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT), yakni sebagai berikut:[9]

No. Nama Wilayah Tipe Jumlah RW / RT Jumlah Penduduk (2024) Nama Dusun
1 Dahanrejo Desa 5 / 25 6.904 Dahanrejo Lor, Dahanrejo Kidul, Singorejo
2 Gending Kelurahan 3 / 14 4.176 Gending, Gemantar, Wonokitri
3 Giri Desa 5 / 19 3.950 Giri Gajah, Karangsono, Kajen, Kedahanan, Keteg, Pedukuan[10]
4 Gulomantung Kelurahan 2 / 11 3.087 Beji, Gembyang, Gunung Wilis, Jagongan, Jepaten, Plakaran, Sawo, Sutobayan[11]
5 Indro Kelurahan 4 / 26 6.403
6 Karangkering Desa 2 / 4 1.103
7 Kawis Anyar Kelurahan 5 / 13 2.808
8 Kebomas Kelurahan 5 / 18 5.810
9 Kedanyang Desa 15 / 75 10.444
10 Kembangan Desa 10 / 77 13.370 Kembangan, Srembi, Sumber
11 Klangonan Desa 3 / 13 3.220 Klangonan, Jetak, Kadisono, Tumpang
12 Ngargosari Kelurahan 2 / 16 2.969 Gununganyar, Gunungsari, Margonoto
13 Prambangan Desa 3 / 10 2.580 Prambangan, Dagangan, Napes, Tawangsari
14 Randuagung Desa 9 / 74 16.440 Randuagung, Randuboyo, Setingi
15 Segoromadu Desa 2 / 9 1.537
16 Sekarkurung Desa 5 / 32 4.202 Sekarkurung, Karangtanjung
17 Sidomoro Kelurahan 6 / 40 8.735
18 Sidomukti Kelurahan 4 / 20 4.881
19 Singosari Kelurahan 12 / 54 10.041
20 Sukorejo Desa 2 / 6 1.909
21 Tenggulunan Kelurahan 1 / 2 509

Tempat terkenal

250px-Kantor_Bupati_Gresik.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor Bupati Gresik
250px-Halte_Joko_Samudro_%28Trans_Jatim%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Trans Jatim di depan Gelora Joko Samudro

Wisata sejarah

Fasilitas kesehatan

  • RSUD Ibnu Sina
  • Puskesmas Kebomas
  • Puskesmas Gending

Kebudayaan

250px-Kupat_Keteg_Gresik.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kupat Keteg

Kupat keteg

Kupat keteg adalah kudapan unik dari Desa Giri, Kecamatan Kebomas. Kupat keteg terlihat seperti ketupat pada umumnya dan disajikan saat lebaran dan malam selawe. Kupat keteg terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan direndam menggunakan "air keteg". Air keteg adalah air yang didapatkan dari sumur khusus yang terdapat di Bukit Giri. Air dari sumur tersebut mengandung endapan minyak tanah. Ketupat tersebut dibungkus menggunakan daun janur atau gebang. Kuliner ini merupakan peninggalan Sunan Giri dari masa Giri Kedaton dan masih dilestarikan hingga sekarang.[12]

Galeri

  • Logo PT Petrokimia Gresik yang terinspirasi dari Kebomas ("kerbau emas")
    Logo PT Petrokimia Gresik yang terinspirasi dari Kebomas ("kerbau emas")
  • Pertunjukkan Reog Ponorogo di kantor kecamatan
    Pertunjukkan Reog Ponorogo di kantor kecamatan
  • Sebuah telaga di Desa Randuagung
    Sebuah telaga di Desa Randuagung
  • Pemandangan perkotaan Gresik dari atas dengan Bukit Giri di tengah gambar
    Pemandangan perkotaan Gresik dari atas dengan Bukit Giri di tengah gambar
  • CitraLand Gresik Kota
    CitraLand Gresik Kota
  • Taman Gresik Kota Baru (GKB)
    Taman Gresik Kota Baru (GKB)

Referensi

  1. 1 2 Brina Oktafiana, Annisa Nur Ramadhani, Andi Prasetyo Bakti, Indra Gunawan, Azriel Akbar, Ryan Ramadhan (2022). "Kesesuaian Elemen Perancangan Kota bagi Masyarakat Setempat, di Kabupaten Gresik". Jurnal LingKAr (Lingkungan Arsitektur). 1 (1). Surabaya: Universitas Katolik Darma Cendika.{{cite journal}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 61Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. ↑ Jemmi Purwodianto (2023-12-14). "Legenda Kebomas Gresik, Kerbau Emas Simbol Kejayaan Giri Kedaton". DETIK JATIM.
  3. ↑ "Tol Kebomas Terhubung dengan Kawasan Industri Jawa Timur JIIPE, Aksesibilitas Semakin Tinggi". JIIPE. Diakses tanggal 2026-06-18.
  4. 1 2 Lu’lu’ul Maknunah (2019). "PERDAGANGAN MARITIM DI PELABUHAN GRESIK TAHUN 1548-1605 M" (PDF). Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Skripsi).
  5. ↑ Karolina Bupu (2025-06-14). "Menikmati Tenangnya Alam di Hutan Mangrove Karangkiring Gresik". SUARA JATIM POST.
  6. ↑ "Kabupaten Gresik Dalam Angka 2019". BPS Kabupaten Gresik. 2019-09-23.
  7. ↑ Jemmi Purwodianto (2023-12-14). "Nama Kebomas Buktikan Berharganya Kerbau di Gresik Saat Zaman Giri Kedaton". DETIK JATIM.
  8. ↑ Abdullah Hafizh (2021). "PERKEMBANGAN KERAJAAN GIRI KEDATON TAHUN 1548-1605". AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah. 11 (1). Universitas Negeri Surabaya.
  9. ↑ Kecamatan Kebomas Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Gresik. 2025-09-26.
  10. ↑ Intan Kusumaningayu, Joko Santoso, Khilda Elzim Khosyati, Reza Wahyu Himawan Putra (2022). "KARAKTERISTIK INFRASTRUKTUR KAWASAN WISATA RELIGI DESA GIRI, KECAMATAN KEBOMAS, KABUPATEN GRESIK". Jurnal Arsitektur Zonasi (JAZ). 5 (3). Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  11. ↑ "Jumlah dan Persentase Penduduk Berdasarkan Wilayah RT di Kelurahan Gulomantung, 2026". gresikkab.go.id - Pemerintah Kabupaten Gresik. Diakses tanggal 2026-06-18.
  12. ↑ Puspasari Setyaningrum (2023-09-21). "Kupat Ketheg, Kuliner Warisan Sunan Giri yang Mulai Langka". KOMPAS.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan