Minggu, 27 September 2026
14:35 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Kata madya

kosakata bahasa Jawa

Kata madya atau tembung madya (aksara Jawa: ꦠꦼꦩ꧀ꦧꦸꦁꦩꦢꦾ; sekarang disebut sebagai kata krama madya) adalah kosakata bahasa Jawa yang digunakan dalam bahasa madya. Untuk artinya kini, kata madya adalah kata krama yang disingkat (tidak utuh), oleh karena itu disebut sebagai kata krama madya. Bersama dengan kata krama desa dan kata krama enggon-enggonan, kata madya merupakan kelompok kata krama yang tidak baku.[1] Dahulu, kata madya tidak terbatas hanya untuk kata krama yang disingkat. Kata madya juga mengandung kata-kata utuh dan kata-kata ngoko.[2]

Tidak seperti kata ngoko dan kata krama, kamus-kamus bahasa Jawa biasanya tidak menandai kata madya. Meskipun demikian, beberapa kamus menandainya dengan md atau MD terhadap kata-kata madya.

Contoh

Versi lama

Untuk versi yang lama, kata-kata berikut ini tergolong kata madya: ènten, onten, okèh, ajeng lunga, kula ajeng, ampun, empun, engga, enggih, nika, niki, niku, napa, napaa, nedha nrima, negalé, galé, negalo, galo, negilé, gilé, negilo, gilo, negulo, gulo, ninga, rupiné, kéntun, kéndhut, kriyin, klèntu, kepripun, keng sarira, dika, daweg, deg, turèné, tosé, tasih, tesih, teng, sanèn, senunggal, senunggil, sedanten, siyin, siyèn, sengiyèn, semènten, semonten, samang, mang, wikana, la, mekèten, mekoten, melih, mawon, mengké, mengkèten, dan mengkoten.[2]

Kata krama yang biasanya digunakan dalam bahasa madya, contohnya adalah sebagai berikut: ajeng, kula, dèrèng, dédé, sinten, saprika, sapriki, sapriku, sampéyan wau, pundi, pinten, mrika, mriki, mriku, malih, boten, ngrika, ngriki, dan ngriku.[2]

Untuk kata ngoko, contohnya adalah sebagai berikut: kur, gur, mung, kang, sing, dan dhing. Lazimnya, kata ngoko dalam bahasa madya golongan singkatan hanya memiliki satu kecapan.[2]

Versi baru

Untuk versi yang baru, contoh kata madya beserta kata bakunya di dalam tanda kurung adalah sebagai berikut: onten (wonten), ampun (sampun), teng (dhateng), engga (mangga), napa (punapa), mawon (kémawon), njing (bénjing), jengen (kajengipun), seking (saking), ngéten (makaten), nggih (inggih), niki (punika; ngoko: iki), niku (punika; ngoko: iku), tasih (taksih), ajeng (badhé), kalih (kaliyan), samang (sampéyan), seg (saweg), dan turé (cariyosipun; ngoko: jaré).[1]

Lihat pula

Rujukan

Catatan kaki

  1. 1 2 Suwadji 2013, hlm. 7-8.
  2. 1 2 3 4 "Antya basa lan basa antya". Sasadara. 9 Agustus 1903.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Krama madya word.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan