Selasa, 13 Oktober 2026
11:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Karl Brandt

Karl Brandt

dokter asal Jerman

Bagikan:
Untuk orang lain yang bernama sama, silakan lihat Karl Brandt
Karl Brandt
250px-Karl_Brandt_SS-Arzt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Brandt sebagai terdakwa di Pengadilan Dokter
Lahir(1904-01-08)8 Januari 1904
Meninggal2 Juni 1948(1948-06-02) (umur 44)
Penyebab kematian
Eksekusi dengan cara digantung
PekerjaanDokter pribadi diktator Jerman Adolf Hitler
Pemberi kerjaAdolf Hitler
Dikenal karenaKomisaris Reich untuk Kesehatan dan Sanitasi
GelarSS-Gruppenführer di Allgemeine SS /
SS-Brigadeführer dan Generalmajor di Waffen-SS
Pasangan menikah
​
(m. 1934)​
AnakKarl Adolf Brandt (lahir 4 Oktober 1935)

Karl Brandt (8 Januari 1904 – 2 Juni 1948) adalah dokter pribadi Adolf Hitler dan sejak 1939 ketua program eutanasia T-4 Nazi. Ia juga Komisaris Reich untuk Kesehatan dan Sanitasi. Brandt menjadi dokter pada tahun 1928, anggota NSDAP pada tahun 1932, anggota SA pada tahun 1933 dan SS pada tahun 1934. Pada tahun 1943 ia mencapai pangkat MayJen.[1]

Brandt dijebloskan ke dalam tahanan Britania pada tanggal 23 Mei 1945 setelah sebelumnya ia ditahan oleh Gestapo karena memindahkan keluarganya keluar Berlin. Lalu Brandt dihadirkan sebagai terdakwa dalam Pengadilan Dokter tanggal 19 Agustus 1947 atas dakwaan kejahatan perang dan pembunuhan massal. Bersama dengan 6 orang lainnya ia dijatuhi hukuman mati. Ia digantung pada tanggal 2 Juni 1948 di penjara Landsberg.[2]

Referensi

  1. ↑ Hamilton 1984, hlm. 138. sfn error: tanpa target: CITEREFHamilton1984 (bantuan)
  2. ↑ Ben-Amos, Batsheva. "Karl Brandt: The Nazi Doctor. Medicine and Power in the Third Reich (review)". Diakses tanggal 10 November 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan