Rabu, 28 Oktober 2026
12:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kampung Penapar

Kampung Penapar

Halaman disambiguasi

Bagikan:
Kampung Penapar
250px-Tutong_16-04-2023_23.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kampung Penapar di Brunei
Kampung Penapar
Lokasi di Brunei Darussalam
Koordinat: 4°43′08″N 114°40′06″E / 4.719°N 114.6683°E / 4.719; 114.6683
NegaraBrunei Darussalam
DistrikTutong
MukimTanjong Maya
Populasi
 (2016)[1]
 • Total443
Zona waktuUTC+8 (BNT)
Kode Pos
TD1741

Kampung Penapar adalah sebuah desa di Daerah Tutong, Brunei Darussalam, sekitar 11 hingga 12 kilometer (6,8 - 7,5 mil) dari kota distrik Pekan Tutong. Populasinya adalah 443 jiwa pada tahun 2016.[1] Ini adalah salah satu desa di Mukim Tanjong Maya, sebuah mukim di distrik tersebut.[2]

Infrastruktur

Pendidikan

Sekolah Dasar Penapar adalah sekolah dasar desa. Sekolah ini juga berbagi lahan dengan Sekolah Agama Penapar, sekolah desa untuk tingkat dasar pendidikan agama Islam di negara ini.

Masjid

Masjid Kampung Penapar adalah masjid desa. Diresmikan pada tanggal 26 Juli 1991 oleh Sultan Hassanal Bolkiah, masjid ini dapat menampung 200 jamaah.[3]

Referensi

  1. 1 2 "Population and Housing Census Update Final Report 2016" (PDF). www.deps.gov.bn. Department of Statistics. Desember 2018. Diakses tanggal 7 Juli 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Tutong District (PDF). Information Department. 2013. hlm. 9. Diakses tanggal 29 Agustus 2018.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "SenaraiMasjid - Masjid Kampong Penapar". www.kheu.gov.bn (dalam bahasa Melayu). Diakses tanggal 25 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Kota atau Bandaran
Mukim
Desa atau Kampung


Brunei

Artikel bertopik geografi atau tempat Brunei ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan