Kamis, 29 Oktober 2026
12:56 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kampung Kupang

Kampung Kupang

Bagikan:
Kupang
Kampung Kupang (bahasa Melayu)
Kampung Kupang
Masjid Kampung Kupang
Masjid Kampung Kupang
Kampung Kupang di Brunei
Kampung Kupang
Lokasi di Brunei Darussalam
Koordinat: 4°50′38″N 114°47′40″E / 4.8438°N 114.7945°E / 4.8438; 114.7945
NegaraBrunei Darussalam
DistrikTutong
MukimKeriam
Luas
 • Total9,848 km2 (3,802 sq mi)
Populasi
 (2016)[1]
 • Total1.795
 • Kepadatan180/km2 (470/sq mi)
Zona waktuUTC+8 (BNT)
Kode Pos
TB2941

Kampung Kupang adalah sebuah desa di Daerah Tutong, Brunei Darussalam.[2] Jumlah penduduknya adalah 1.795 jiwa pada tahun 2016[1] Ini adalah salah satu desa di Mukim Keriam.[3] Kode posnya adalah TB2941.[4][5]

Demografi

Berdasarkan sensus tahun 2016, jumlah penduduk desa ini adalah 1.795 jiwa dengan 52.1% laki-laki dan 47.9% perempuan. Seluruh penduduk tinggal di daerah pedesaan.[6]

Referensi

  1. 1 2 "Population and Housing Census Update Final Report 2016" (PDF). www.deps.gov.bn. Statistics Department. Desember 2018. Diakses tanggal 27 Juni 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Tutong District (PDF). Information Department. 2013. hlm. 9. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  3. ↑ "Jabatan Daerah Tutong, Kementerian Hal Ehwal Dalam Negeri - Mukim-Mukim Daerah Tutong". tutong.gov.bn (dalam bahasa Melayu). Diakses tanggal 26 Juli 2024.
  4. ↑ "Buku Poskod Edisi Kedua (Kemaskini 26 Desember 2018)" (PDF). post.gov.bn (dalam bahasa Melayu). Jabatan Perkhidmatan Pos. 26 Desember 2018. Diakses tanggal 20 Juli 2021.
  5. ↑ "Kampong Kupang, Keriam, Tutong: TB2941". brn.postcodebase.com. Diakses tanggal 28 Agustus 2018.
  6. ↑ KOMPILASI RENCANA KNK 2015 (PDF) (dalam bahasa Melayu). Kenali Negera Kitani. 2015. hlm. 193.
Kota atau Bandaran
Mukim
Desa atau Kampung


Brunei

Artikel bertopik geografi atau tempat Brunei ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan