Rabu, 14 Oktober 2026
08:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Kamerun Jerman

Kamerun Jerman

Bagikan:
Kamerun
Kamerun
1884–1916
Lambang Kamerun
Lambang
Hijau: wilayah Kamerun Jerman
Hijau: wilayah Kamerun Jerman
StatusKoloni
Ibu kotaDuala
Buea (setelah 1910)
Bahasa umumJerman (resmi)
Basaa ·Beti ·Duala
bahasa-bahasa lokal lainnya
PemerintahanKoloni
Gubernur 
• 1884–1887
Gustav Nachtigal
• 1887–1906
Jesko von Puttkamer
• 1914–1916
Karl Ebermaier
Sejarah 
• Didirikan
1884
• Dibubarkan
1916
Mata uangMark emas Jerman
Kode ISO 3166CM
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Bamum
krjKerajaan
Mandara
krjKerajaan
Kotoko
Kongo Prancis
Kamerun
Kamerun Prancis
Afrika Khatulistiwa Prancis
Sekarang bagian dari Kamerun
 Afrika Tengah
 Chad
 Gabon
 Nigeria
 Republik Kongo

Kamerun Jerman (bahasa Jerman:Kamerun) adalah koloni Kekaisaran Jerman yang berdiri dari tahun 1884 hingga 1916 di wilayah yang kini merupakan bagian dari Republik Kamerun. Kamerun Jerman juga meliputi bagian utara Gabon dan Republik Kongo, bagian barat Republik Afrika Tengah, bagian barat daya Chad dan bagian timur jauh Nigeria.

Sejarah

Protektorat Kamerun didirikan selama periode yang disebut "Perebutan Afrika". Penjelajah, dokter, konsul kekaisaran dan komisioner untuk Afrika Barat Gustav Nachtigal merupakan tokoh yang berperan penting dalam pendirian koloni ini. Wilayah koloni ini diperbesar dengan diperolehnya wilayah Neukamerun (Jerman: Kamerun Baru) pada tahun 1911 sebagai bagian dari penyelesaian Krisis Agadir.

Setelah meletusnya Perang Dunia I, pasukan Prancis, Belgia dan Britania Raya menyerbu koloni ini pada tahun 1914 dan mendudukinya selama kampanye militer Kamerun. Traktat Versailles kemudian membagi-bagi wilayah ini menjadi dua mandat Liga Bangsa-Bangsa di bawah pemerintahan Britania Raya dan Prancis. Kamerun Prancis dan sebagian wilayah Kamerun Britania bersatu lagi pada tahun 1961 sebagai Kamerun.

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan