Senin, 21 September 2026
05:34 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Tlatoani

Tlatoani

Huetlatoani
Kaisar Aztek
Bekas Kerajaan
Imperial
120px-Aztec_Triple_Alliance.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Persekutuan
120px-Acamapichtli%2C_the_First_Aztec_King_%28Reigned_1376%E2%80%9395%29_WDL6718.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Acamapichtli
Penguasa pertama Acamapichtli
Penguasa terakhir Cuauhtémoc
Kediaman resmi Tenochtitlán
Pendirian 1428
Pembubaran 1521

Tlatoani (diucapkan [tɬaʔtoˈ(w)aːni]; jamak tlatoque, [tɬaʔˈtoʔkeʔ]) adalah istilah Nahuatl untuk penguasa altepetl, negara kota pre-Hispanik. Kata ini secara literatur berarti "ketua atau kepala parlemen", tetapi dapat diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai "raja".[1] Cihuatlatoani ([siwaːtɬaʔtoˈ(w)aːni]) berarti penguasa wanita.[2] Gelar dalam bentuk superior menjadi Hueyi Tlatoani / Huetlatoani (Penasehat Agung atau Mufti Tetua) yang bermakna sama dengan gelar Kaisar.

Gelar ini digunakan oleh penguasa Kekaisaran Aztek secara bergantian oleh Tenochtitlan, Texcoco, dan Tlacopan sebagai aliasi pembentuk kekaisaran.

Hirearki kekuasaan

Kekaisaran Aztec memiliki pemerintahan hierarkis dengan kekuasaan dan tanggung jawab yang berjalan dari atas ke bawah. Kekaisaran tersebut memerintah secara tidak langsung atas wilayahnya. Artinya, selama wilayah tersebut membayar upeti yang seharusnya kepada kekaisaran sepenuhnya dan tepat waktu, kekaisaran akan membiarkan para pemimpin lokal bekerja sendiri.

Dasar struktur hierarkis kekaisaran ini adalah keluarga. Sebuah kelompok keluarga yang saling terkait kemudian membentuk calpulli, semacam lingkungan atau perkumpulan. Calpulli mengatur sekolah dan tempat ibadah lokal dan merawat kelompok secara keseluruhan. Setiap calpulli memilih seorang kepala untuk mengawasi tanggung jawab calpulli tersebut. Sebagian besar kota Aztec berisi banyak calpulli.

Kepala dari setiap calpulli adalah anggota dewan kota. Dewan kota memiliki kekuasaan yang cukup besar; mereka memastikan kota berjalan lancar. Setiap dewan memiliki dewan eksekutif dengan empat anggota. Empat anggota ini adalah bangsawan dan biasanya anggota dari masyarakat militer. Salah satu dari empat anggota dewan eksekutif akan dipilih sebagai pemimpin kota, yang disebut tlatcani, yang mengawasi tidak hanya kota tetapi juga pedesaan sekitarnya. Dewan-dewan kota dan para pemimpin ini membentuk jaringan wilayah dalam kekaisaran.[3]

Di pusat kekaisaran terdapat Altepetl Aztec utama, atau negara kota, yaitu Texcoco, Tlacopan, dan Tenochtitlan. Dari ketiganya, Tenochtitlan secara perlahan menguasai yang lain. Puncak kekuasaan berpusat pada Huey Tlatoani, Pemimpin Agung atau kaisar. Kaisar memiliki kekuasaan mutlak dan disembah sebagai seorang dewa. Di samping kaisar adalah Wanita Ular atau Cihuacoatl, yang berfungsi sebagai wazir agung atau perdana menteri. Meskipun "Wanita Ular" adalah gelar posisi ini, selalu dipegang oleh seorang pria, biasanya saudara atau sepupu kaisar. Sementara Huey Tlatoani mengurus masalah diplomasi, upeti, perang, dan perluasan kekaisaran, tanggung jawab Wanita Ular adalah Tenochtitlan itu sendiri.[3]

Langsung di bawah kaisar adalah penasihat-penasihatnya, yaitu Dewan Empat. Para penasihat ini adalah jenderal-jenderal dari masyarakat militer. Jika terjadi sesuatu pada kaisar, salah satu dari empat pria ini akan menjadi Huey Tlatoani berikutnya. Dewan tersebut memberikan nasihat kepada kaisar dalam pengambilan keputusan.[3]

Daftar Penguasa

Tenochtitlan Texcoco Tlacopan
Huehuetlatoani (Kaisar) Huetlatoani Huelatoani
  • Aculnahuacatl Tzaqualcatl, c. 1400–1430
  • Totoquihuaztli I, c. 1430–1469
  • Chimalopopoca, 1469–1489
  • Totoquihuaztli II, 1489–1519
  • Tetlepanquetzaltzin, 1519–1524

Catatan kaki

  1. Lockhart (2001): p. 238; Schroeder (2007): p. 3; Wimmer (2006): TLAHTOANI Diarsipkan 2007-06-14 di Wayback Machine.
  2. Schroeder (2007): pp. 3–4; Wimmer (2006): CIHUATLAHTOANI Diarsipkan 2007-06-08 di Wayback Machine..
  3. 1 2 3 "The Aztec Empire: Society, Politics, Religion, and Agriculture". History (dalam bahasa American English). 2018-06-14. Diakses tanggal 2023-09-11.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan