Jumat, 16 Oktober 2026
11:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Kadalan kembang

Kadalan kembang

spesies burung

Bagikan:
Kadalan kembang
250px-Red-billed_Malkoha.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. javanicus
Nama binomial
Phaenicophaeus javanicus
Horsfield, 1821
Sinonim

Zanclostomus javanicus

Artikel takson sembarang

Kadalan kembang (Phaenicophaeus javanicus) adalah spesies burung dari famili Cuculidae.[1] Dalam taksonomi, kadalan kembang termasuk dalam genus Phaenicophaeus. Burung ini merupakan jenis burung pemakan laba-laba, belalang, serangga lain yang memiliki habitat di hutan agak kering, tepi hutan, semak belukar, tersebar sampai ketinggian 1.500 m dpl.

Ciri-ciri

Kadalan kembang memiliki tubuh berukuran besar (46 cm). Paruh merah, ekor panjang. Tubuh bagian atas abu-abu mengkilap hijau kebiruan. Dagu dan tenggorokan merah karat. Dada abu-abu kuning tua. Perut coklat berangan. Ujung bulu ekor putih. Iris coklat, kulit sekitar mata biru, paruh merah koral, kaki abu-abu. Suka bertengger pada pohon untuk waktu lama, naik ke bagian puncak kanopi, terbang berpindah dari satu pohon ke pohon yang lain. Sarang berupa ranting-ranting berdaun pada pohon.

Penyebaran

  • Semenanjung Malaysia.
  • Sumatra, Kalimantan, Jawa.

Galeri

  • 120px-Red-billed_Malkoha_RWD4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ Ayat, Asep (2011). Mardiastuti, Ani (ed.). Burung-burung Agroforest di Sumatera (PDF). Bogor: World Agroforesty Centre. hlm. 103. ISBN 978-979-3198-60-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan