Sabtu, 24 Oktober 2026
18:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

KRI Parang (647)

Bagikan:

KRI Parang (647) adalah sebuah Kapal Perang Republik Indonesia bertipe kapal cepat berpeluru kendali 40 meter (KCR-40). Kapal tipe ini cocok digunakan untuk patroli laut terbatas dengan peluru kendali atau rudal sebagai senjata utama.[1] Kapal ini merupakan bagian dari kelas Clurit.

Nama

Nama kapal ini seperti kapal-kapal lain dalam kelas Clurit berasal dari jenis senjata tradisional. KRI Parang (647) mengambil namanya dari kata parang, senjata khas masyarakat Melayu yang dikenal di berbagai daerah di Indonesia.[2][3]

Spesifikasi

Kapal ini dilengkapi dengan senjata berupa meriam kaliber 20 mm dan 12,7 mm serta senjata andalan berupa rudal C-705.[4]

Peresmian

KRI Parang (647) bersama dengan KRI Surik (645), KRI Siwar (646), KRI Terapang (648), dan KRI Sidat (851) diresmikan oleh Menteri Pertahanan saat itu, Purnomo Yusgiantoro pada Sabtu, 27 September 2014 di Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar, Batam, Kepulauan Riau. Peresmian tersebut menandakan bahwa kelima kapal resmi menjadi bagian dari armada TNI AL.[1]

Operasi

Dalam operasi terbatas di Selat Sunda KRI Parang (647) menangkap MT MIA, kapal tanker pengangkut BBM ilegal pada 16 Mei 2019.[5] MT MIA kemudian dikawal menuju Lantamal III Jakarta untuk proses penyelidikan lebih lanjut.[6]

Komandan

1. Mayor Laut (P) Bella Nusa Bahari (2014-2015)

2. Mayor Laut (P) Hananto Dwi P (2015-2017)

3. Letkol Laut (P) Eko Budi Prabowo (2017-2018)

4. Letkol Laut (P) Robiyanto (2018-2020)

5. Letkol Laut (P) Hendra Dwinanto (2020-2021)

6. Letkol Laut (P) Yudy Arie Bintoro (2021-2022)

7. Letkol Laut (P) Eko Triyatomo (2022-2023)

8. Letkol Laut (P) Sony Sartantyo (2023-2024)

9. Mayor Laut (P) Andromeda W. Ciptadi (2024-sekarang)

Referensi

  1. 1 2 Larno (27 September 2014). "Lima kapal perang buatan Indonesia diresmikan". Antaranews.com. Diakses tanggal 24 Januari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Donn F. Draeger (1992). Weapons and fighting arts of Indonesia. Rutland, Vt. : Charles E. Tuttle Co. ISBN 978-0-8048-1716-5.
  3. ↑ Albert G Van Zonneveld (2002). Traditional Weapons of the Indonesian Archipelago. Koninklyk Instituut Voor Taal Land. ISBN 90-5450-004-2.
  4. ↑ Nala Edwin (1 Agustus 2015). "Lihat, ini 3 Kapal Perang milik Armabar Produksi Dalam Negeri". Detiknews. Diakses tanggal 24 Januari 2020.
  5. ↑ "KRI Parang-647 Tangkap Kapal Tanker Pengangkut BBM Ilegal Di Selat Sunda". Tentara Nasional Indonesia. 22 Mei 2019. Diakses tanggal 24 Januari 2020.
  6. ↑ Dispenal Mabesal (21 Mei 2019). "KRI Parang-647 Tangkap Kapal Tanker Pengangkut BBM Ilegal di Selat Sunda". Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Diakses tanggal 24 Januari 2020.[pranala nonaktif permanen]


Sejarah
IndonesiaIndonesia
Nama KRI Parang (647)
Pembangun PT Palindo Marine Indonesia
Pelabuhan daftar Koarmabar
Identifikasi 647
Status In service
Ciri-ciri umum
Kelas dan jenis Missile boat
Ikon rintisan

Artikel bertopik Kapal Perang Republik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan