Selasa, 06 Oktober 2026
16:56 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Pemutar rel

Pemutar rel

Bagikan:
250px-Kleine_Handbet%C3%A4tigte_Drehscheibe_im_Textilmuseum_Bocholt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah pemutar rel kecil di Textilmuseum Bocholt
250px-San_Francisco_Cable_Car_Turntable.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masinis memutar kereta kabel di sebuah pemutar rel di San Francisco
250px-Yosowilangun_sta_130807-2532_lmj.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas pemutar rel di stasiun Yosowilangun.

Pemutar rel (bahasa belanda: draaischijf, bahasa Inggris: turntable) adalah sebuah alat untuk memutar sarana kereta. Ketika lokomotif uap masih banyak digunakan, beberapa perusahaan kereta api memerlukan cara untuk memutar lokomotif untuk perjalanan kembali karena operasi kereta tidak diatur untuk mundur dalam jarak jauh dan di beberapa lokomotif kelajuan tertingginya lebih rendah dibandingkan kelajuan saat mundur. Pemutar rel juga digunakan untuk memutar kereta observasi sehingga ujung ruang jendelanya menghadap bagian belakang kereta.[1]

Sejarah

Pemutar rel mulanya digunakan untuk memutar troli/kereta kecil yang biasa terdapat di area tambang dengan lebar sepur 610 mm. Kereta tersebut memua batu bara, timah, emas, atau sumber daya tambang lainnya.[2]

Saat itu sistem perkeretaapian masih belum mengenal sistem Wesel, sebelum akhirnya dipatenkan oleh Charles Fox pada 1832 setelah pemutar rel dibuat.[3] Pemutar rel ini tak digunakan untuk membalik posisi kereta, tetapi untuk memindah jalur kereta tanpa harus mengangkat sarana, menggeser rel, atau memasang wesel dan biasa dipasang di titik pusat emplasemen sehingga kereta dapat dengan mudah digerakan ke jalur yang diinginkan hanya dengan memutarnya.[4] Tidak hanya di area tambang, stasiun-stasiun yang dekat dengan pelabuhan dan dilakukan kegiatan bongkar muat barang juga dibangun pemutar rel untuk memudahkan kegiatan pindah jalur seperti Stasiun Park Lane Goods di Liverpool, Inggris.[5]

Setelah lokomotif uap mencapai pada era keemasannya, konsep pemutar rel juga digunakan untuk memutar posisi lokomotif.[4] Hal ini dilakukan agar masinis dapat memutar posisi kabin dan menjalankan lokomotif tanpa harus berjalan mundur ketika sampai di terminus. Selain itu apabila lokomotif dijalankan mundur dengan posisi kabin berlawanan dengan arah jalannya lokomotif maka otomatis jarak pandang masinis terhadap rel akan terganggu oleh badan lokomotif. Pemutar rel dapat diputar secara manual dengan tenaga manusia atau secara otomatis dengan mesin.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ The Elements of Railroad Engineering, 5th Edition, 1937, William G. Raymond. Published by John Wiley and Sons, New York
  2. ↑ Alun John Richards (16 Maret 2011). The Rails and Sails of Welsh Slate. Llygad Gwalch Cyf. ISBN 978-1845241742.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ "Sir Charles Fox | Railroad History". www.historyofrailroad.com. Diakses tanggal 2020-10-13.
  4. 1 2 Oldroyd, David (13 November 2007). Estates, Enterprise and Investment at the Dawn of the Industrial Revolution. Ashgate. ISBN 978-0754634553.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Disused Stations: Station". www.disused-stations.org.uk. Diakses tanggal 2020-10-13.
Prasarana perkeretaapian
Jalur rel
Struktur jalan rel
Persinyalan dan keselamatan
Bangunan


Ikon rintisan

Artikel bertopik transportasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan