Rabu, 28 Oktober 2026
12:56 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jatjuk

Jatjuk

Bagikan:
Jatjuk
250px-Jatjuk.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisJuk
Tempat asalKorea
Bahan utamaKacang pinus, tepung beras atau beras yang direndam, air
Energi makanan
(per porsi 1)
73 kkal (306 kJ)[1]
Nama Korea
Hangul
잣죽
Hanja
-粥
Alih Aksarajatjuk
McCune–Reischauerchatchuk
IPA[tɕat̚.t͈ɕuk̚]

Jatjuk (잣죽) atau bubur kacang pinus adalah salah satu juk (bubur) yang dibuat dengan merebus kacang pinus yang ditumbuk halus dan tepung beras di dalam air.[2][3] Ini adalah hidangan ringan, bergizi, dan mudah dicerna yang sering disajikan untuk pasien yang sedang dalam pemulihan dan orang yang telah lanjut usia.[3][4][5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "jatjuk" 잣죽. Korean Food Foundation (dalam bahasa Korea). Diakses tanggal 16 Mei 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ National Institute of Korean Language (30 Juli 2014). "주요 한식명(200개) 로마자 표기 및 번역(영, 중, 일) 표준안" (PDF) (dalam bahasa Korea). Diakses tanggal 15 Februari 2017.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |lay-source= diabaikan; Parameter tidak dikenal |lay-url= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Meehan, Peter (22 November 2006). "Porridge, but Not the Goldilocks Kind". The New York Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-15. Diakses tanggal 25 April 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Marks, Copeland (1999). The Korean of the Morning: Classic Recipes from the Land of the Morning Calm. San Francisco, CA: Chronicle Books. hlm. 144. ISBN 0-8118-2233-8.
  5. ↑ Zauner, Michelle (13 Juli 2016). "Real Life: Love, Loss, and Kimchi". Glamour. Diakses tanggal 5 Mei 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan