Jatirogo | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Dari atas ke bawah; kiri ke kanan: Terminal Jatirogo, Pasar Jatirogo, dan Kantor Camat | |||||
| Koordinat: 6°52′03″S 111°40′22″E / 6.8675°S 111.6728°E / -6.8675; 111.6728 | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Tuban | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Suherman, SH | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 58.732 jiwa | ||||
| Kode pos | 62362 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.23.02 | ||||
| Kode BPS | 3523180 | ||||
| Luas | 111,98 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 18 | ||||
| |||||
Jatirogo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tuban. Jatirogo merupakan salah satu pusat ekonomi penting di Kabupaten Tuban karena menjadi pusat keramaian di Tuban bagian barat. Kecamatan ini memiliki lokasi yang strategis di perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah (Kabupaten Rembang) dan berada di jalur penghubung Bojonegoro dengan Lasem. Jalan raya di Jatirogo adalah jalur alternatif penghubung antar provinsi tanpa melalui Jalan Pantura.[1] Selain itu, juga terdapat jalur ke utara menuju kawasan pantai di Bulu.[2] Walaupun letaknya di pinggiran dan merupakan salah satu kecamatan terjauh dari ibu kota, Jatirogo adalah kota kecil yang ramai dengan infrastruktur pendukung seperti Pasar Jatirogo, pasar hewan, RSUD, hingga Terminal Jatirogo yang melayani trayek bus Bojonegoro-Lasem.[3][4][5]
Geografi

Jatirogo adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Tuban bagian barat. Jatirogo terletak di kawasan Pegunungan Kendeng Utara dan dikelilingi oleh kawasan hutan jati. Selain hutan jati, lahan di kecamatan ini banyak dimanfaatkan untuk areal persawahan terutama komoditas padi, jagung, dan tebu. Sungai utama yang melintasi Jatirogo adalah Kali Kening yang melintas dari barat ke timur menuju Bengawan Solo.[6]
Batas wilayah Kecamatan Jatirogo adalah sebagai berikut:[7]
| Utara | Kecamatan Bancar |
|---|---|
| Timur | Kecamatan Bangilan |
| Selatan | Kecamatan Kenduruan |
| Barat |
Sejarah

Pada masa kolonial Belanda, Jatirogo merupakan satu dari lima kawedanan atau daerah pembantu bupati yang ada di Tuban, selain Kawedanan Tuban, Rengel, Singgahan, dan Bancar. Jatirogo membawahi beberapa kecamatan di Tuban barat yaitu Kecamatan Jatirogo, Kenduruan, dan Bangilan.[8] Salah satu infrastruktur penting dari masa itu adalah Stasiun Jatirogo yang sekarang berstatus nonaktif. Pada masa kejayaannya, Stasiun Jatirogo merupakan simpul penting untuk mengangkut kekayaan alam dari Tuban terutama pasir kuarsa yang memang banyak ditambang di kawasan Pegunungan Kendeng. Stasiun tersebut berada di Jalur kereta api Rembang–Bojonegoro yang diresmikan tahun 1919 dan sekarang juga terbengkalai karena stok pasir kuarsa yang menipis serta kurang efisien dibandingkan truk.[9]
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Jatirogo terdiri dari 18 desa dengan pusat kecamatannya berada di Desa Wotsogo. Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Kelurahan / Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Bader | Bader, Karang Pandak, Mulyorejo (Tanggi) | [7] |
| 2 | Besowo | Besowo, Gagan | [7] |
| 3 | Demit | Krajan, Blimbing, Kutu | [7] |
| 4 | Dingil | Krajan, Bulak, Sentul | [7] |
| 5 | Jatiklabang | Jambe, Kemiri, Klabang, Ngijo, Tirogo | [7] |
| 6 | Jombok | Jombok, Jantingan | [7] |
| 7 | Karangtengah | Karangtengah, Karangasem, Karanganyar (Kalijembut) | [7] |
| 8 | Kebonharjo | Kebonharjo, Jambean, Keben, Sumbermulyo | [7] |
| 9 | Kedungmakam | Kedungmakam, Mulyorejo, Sokorejo | [7] |
| 10 | Ketodan | Ketodan, Sampurno, Temangkat, Tudus | [7] |
| 11 | Ngepon | Ngepon, Pule, Salam | [7] |
| 12 | Paseyan | Krajan, Blandong, Gendongsari | [7] |
| 13 | Sadang | Sadang | [7] |
| 14 | Sekaran | Krajan, Babagan, Dukuhan | [7] |
| 15 | Sidomulyo | Gragal, Muruni, Pakel, Purung | [7] |
| 16 | Sugihan | Krajan, Karanganyar, Lumutan, Sumber, Purwosari | [7] |
| 17 | Wangi | Pandawa, Kayen | [7] |
| 18 | Wotsogo | Wotsogo, Klangon | [7] |
Ekonomi

Jatirogo adalah kota kecil yang ramai di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahkan Jatirogo juga dikenal sebagai "kota kedua" dari Tuban karena merupakan pusat ekonomi dari Tuban bagian barat. Jatirogo dilengkapi infrastruktur pendukung seperti Pasar Jatirogo, pasar hewan, RSUD, hingga Terminal Jatirogo. Walaupun terletak di pinggiran, di pusat kecamatan banyak dibangun berbagai pertokoan, rumah makan, kafe, angkringan, dan penginapan. Banyak perusahaan besar yang sudah masuk ke sini seperti Tomoro Coffee dan Momoyo. Di Jatirogo juga secara rutin diadakan event besar yaitu Jatirogo Expo yang menghadirkan kekayaan budaya serta produk UMKM.[10]
Walaupun terletak di Pegunungan Kendeng Utara yang terkenal kering, Jatirogo memiliki lahan yang subur karena dilintasi berbagai sungai seperti Kali Kening. Komoditas pertanian utama di kecamatan ini adalah padi, jagung, dan tebu. Menurut data BPS tahun 2025, Jatirogo merupakan penghasil tebu terbesar di Kabupaten Tuban. Hasil pertanian tersebut juga diolah menjadi produk lain, salah satunya di sentra produksi marning jagung di Desa Sadang.[11] Selain pertanian, Jatirogo juga dikenal sebagai penghasil kayu jati. Hutan jati di Jatirogo dikelola oleh Perhutani KPH Jatirogo dan KPH Kebonharjo. Perhutani juga mengelola taman kota yang murah dan rindang di pusat kecamatan bernama Discovery of Forest.[12] Jatirogo juga memiliki potensi pertambangan yang besar, salah satunya pasir silika atau kuarsa dan batu bara di Desa Ngepon. Namun, sayangnya banyak aktivitas perusahaan di sini yang berstatus ilegal.[13]
Demografi
Pada semester 1 tahun 2024, jumlah penduduk Kecamatan Jatirogo menurut data Kementerian Dalam Negeri sebanyak 58.547 jiwa dan terdapat 20.048 Kepala Keluarga (KK). Sebanyak 99,1% penduduk Kecamatan Jatirogo menganut agama Islam. Kemudian penduduk yang beragama Kristen sebanyak 0,67%, di mana Protestan sebanyak 0,4% dan Katolik sebanyak 0,27%. Selebihnya penduduk yang berkepercayaan terhadap Tuhan YME sebanyak 0,08%. Untuk sarana rumah ibadah, terdapat 19 masjid, 8 mushola, 3 gereja Protestan, dan 1 gereja katolik.
| Agama | Jumlah Jiwa | % | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Islam | 58.069 | 99,1% | |
| Kristen Protestan | 263 | 0,4% | |
| Kristen Katolik | 163 | 0,27% | |
| Hindu | - | - | |
| Buddha | - | - | |
| Konghucu | - | - | |
| Kepercayaan terhadap Tuhan YME | 52 | 0,08% | |
| Kecamatan Jatirogo | 58.547 | 100% |
Tempat terkenal

- Pasar Jatirogo
- Pasar hewan
- Terminal Jatirogo
- Stasiun Jatirogo - sekarang sudah nonaktif
- Perhutani KPH Jatirogo dan Kebonharjo
- Taman Discovery of Forest di lahan TPK KPH Kebonharjo
- Kolam renang Jatirogo
- Makam Mbah Wali Punjul di Desa Ngepon
Fasilitas kesehatan
- RSUD R. Ali Manshur
- Puskesmas Jatirogo di Desa Sidomulyo
- Puskesmas Kebonharjo
Referensi
- ↑ Blok Tuban (2018-06-11). "Kendaraan Roda Dua Dominasi Jalur Alternatif Bojonegoro-Lasem". KUMPARAN.
- ↑ Zakki Tamami (2025-09-09). "Ruas Jalan Bulu-Jatirogo Kembali Dibangun, Warga Menyambut Bahagia". TUBANNEWS.id.
- ↑ M. Mahfudz Muntaha (2025-09-29). "Terminal Jatirogo Mati Suri, Bupati Tuban Mas Lindra Ditantang Hidupkan Lagi atau Tinggal Nama!". RADAR TUBAN.
- ↑ Ikhsanul Yazid (2016-01-30). "Musim Hujan, Pasar Hewan Jatirogo Masih Bergeliat". BLOK TUBAN.
- ↑ "Peresmian RSUD R.Ali Manshur Klas D Jatirogo Tuban". REPUBLIK NEWS. 2019-11-04.
- ↑ "Banjir Luapan Kali Kening Trauma Bagi Warga Jatirogo". KOTATUBAN.com. 2016-06-20.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Kabupaten Tuban Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Tuban. 2025-02-28.
- ↑ [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
- ↑ Dwi Setiyawan (2024-01-20). "Mengenang Jalur KA di Tuban. Sebelum Jalur Jatirogo Ditutup pada 2001, Hanya untuk Mengangkut Eksploitasi Pasir Kuarsa". RADAR BONANG.
- ↑ Heri S (2022-08-29). "Jatirogo Expo 2022, Bupati Tuban : Wahana Promosi Produk UMKM dan IKM". Pemerintah Kabupaten Tuban - tubankab.go.id.
- ↑ Wahyu Nurdiyanto, ed. (2022-01-04). "Marning Jagung Jatirogo, Jajanan Jadul yang Tetap Eksis". TIMES INDONESIA.
- ↑ Nur Rochma (2018-08-31). "Ada Wisata Rumah Pohon di Jatirogo". LOVELY MOM.
- ↑ Dion Fajar (2013-04-25). "Penambangan Batubara Ilegal Digerebek Polres Tuban". DETIK.
- ↑ "Visualisasi Data Kependudukan". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2025-01-30.
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
