Minggu, 01 November 2026
07:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jalan Raya Ledo

Jalan Raya Ledo

jalan di Myanmar

Bagikan:
Jalan Raya Ledo
Hanzi: 中印公路
Makna harfiah: Jalan Raya Tiongkok–India
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Zhōng-Yìn gōnglù
nama alternatif
Hanzi: 史迪威公路
Makna literal: Jalan Raya Stilwell
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Shǐdíwēi gōnglù
250px-Burma_and_Ledo_Road_1944_-_1945.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalan Raya Burma dan Jalan Raya Ledo tahun 1944
250px-Allied_lines_of_communication_in_Southeast_Asia%2C_1942-43.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalur komunikasi Sekutu di Asia Tenggara (1942–1943). The Ledo Road ditampilkan di paling kanan.
250px-A_look_at_%22Burma_Road.%22_-_NARA_-_196231.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suatu bagian dari Jalan Raya Ledo
250px-Stilwell.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ada sebuah papan penunjuk di awal Jalan Raya Ledo yang mencantumkan jarak dalam mil (GI Amerika berfoto di papan penunjuk sekitar 1945):[1][2]
Ledo Assam0
Shingbwiyang103
Warazup189
Myitkyina268
Bhamo372
Wanting507
Lungling560
Paoshan652
Yungping755
Yunnanyi876
Tsuyung959
Kunming1079
Urat nadi kehidupan ke Tiongkok dibuka kembali
250px-FlagsOverStilwellRoad.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang prajurit Angkatan Darat AS dan seorang prajurit Tiongkok menempatkan bendera sekutu mereka di depan jip mereka sesaat sebelum konvoi truk pertama dalam hampir tiga tahun melintasi perbatasan China dalam perjalanan dari Ledo, India, ke Kunming, Tiongkok, melewati jalan Stilwell pada tahun 1945
250px-African-americans-wwii-009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Truk tentara buatan Amerika berkelok-kelok di sepanjang sisi gunung di atas jalan pasokan Ledo sekarang terbuka dari India ke Burma ..."

Jalan Raya Ledo (bahasa Burma:လီဒိုလမ်းမ) adalah jalur darat yang menghubungkan India Britania dan Tiongkok, dibangun selama Perang Dunia II untuk memungkinkan Sekutu Barat mengirimkan pasokan ke Tiongkok dan membantu upaya perang melawan Jepang. Setelah Jepang memutus Jalan Burma pada tahun 1942, diperlukan jalur alternatif, sehingga dibangunlah Jalan Ledo. Jalan ini kemudian berganti nama menjadi Jalan Stilwell, diambil dari nama Jenderal Joseph Stilwell dari Angkatan Darat AS, pada awal tahun 1945 atas saran Chiang Kai-shek.[3] Jalan ini melewati kota-kota Burma seperti Shingbwiyang, Myitkyina, dan Bhamo di Negara Bagian Kachin.[4] Dari panjang jalan 1.726 kilometer (1.072 mi), 1.033 kilometer (642 mi) berada di Burma dan 632 kilometer (393 mi) di Tiongkok, dengan sisa 61 kilometer (38 mi) di India.[5] Jalan tersebut memiliki jalur Ledo–Lintasan Pangsau–Tanai (Danai)–Myitkyina–Bhamo–Mansi–Namhkam–Kunming.

Pada abad ke-19, para pembangun jalur kereta api Britania telah menyurvei Lintasan Pangsau, yang memiliki ketinggian 1.136 meter (3.727 kaki) di perbatasan India-Burma, di puncak Patkai, di atas Nampong, Arunachal Pradesh, dan Ledo, Tinsukia (bagian dari Assam). Mereka menyimpulkan bahwa sebuah jalur dapat diteruskan ke Burma dan menuruni Lembah Hukawng. Meskipun proposal ini dibatalkan, Britania menjajaki Pegunungan Patkai untuk sebuah jalan dari Assam ke Burma utara. Para insinyur Britanai telah menyurvei rute untuk sebuah jalan untuk 130 kilometer (80 mil) pertama. Setelah Britania tertekan keluar dari sebagian besar Burma oleh Jepang, pembangunan jalan ini menjadi prioritas bagi Amerika Serikat. Setelah Rangoon direbut oleh Jepang dan sebelum Jalan Raya Ledo selesai dibangun, sebagian besar pasokan ke Tiongkok harus dikirim melalui pengangkutan udara melintasi ujung timur Pegunungan Himalaya yang dikenal sebagai the Hump.

Jalan raya ini memiliki panjang 1.726 kilometer (1.072 mil), dengan 1.033 kilometer (642 mil) terletak di Burma dan 632 kilometer (393 mil) terletak di Tiongkok dengan sisanya di India.[6]

Setelah perang, jalan menjadi tidak digunakan. Pada tahun 2010, BBC melaporkan, "Sebagian besar jalan telah ditelan oleh hutan belantara."[6]

Pembangunan

250px-Stillwell_road_coal_museum_image.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Stilwell Road ditampilkan di Coal Heritage Park & Museum, Margherita, Assam.

Pada 1 Desember 1942, Jenderal Britania Sir Archibald Wavell, panglima tertinggi Palagan Timur Jauh, setuju dengan Jenderal Amerika Stilwell untuk menjadikan Jalan Raya Ledo sebagai operasi NCAC. Jalan Raya Ledo dimaksudkan untuk menjadi rute pasokan utama ke Tiongkok dan dibangun di bawah arahan Jenderal Stilwell dari stasiun terakhir di Ledo (Assam, India)[7] ke persimpangan jalan Mong-Yu di mana akan bergabung dengan Jalan Raya Burma.

Lihat juga

Catatan

  1. ↑ Staff. The Stilwell Road Diarsipkan 13 Oktober 2008 di Wayback Machine, District Administration, Tinsukia (Assam) Diarsipkan 12 Februari 2007 di Wayback Machine, Cites Sri Surendra Baruah, Margherita, Retrieved 2008-10-01
  2. ↑ Weidenburner. Ledo Road Signs Diarsipkan 19 Mei 2007 di Wayback Machine
  3. ↑ Bernstein, Richard (2014). China 1945 : Mao's revolution and America's fateful choice (Edisi First). New York. hlm. 38. ISBN 9780307595881.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  4. ↑ Bhaumik, Subir (11 Agustus 2009). "India not to reopen key WWII road". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Agustus 2009. Diakses tanggal 7 Mei 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Bhaumik, Subir. "Will the famous Indian WWII Stilwell Road reopen?". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Agustus 2015. Diakses tanggal 11 Maret 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Bhaumik, Subir. "Will the famous Indian WWII Stilwell Road reopen?". BBC News. Diakses tanggal 11 Maret 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ location of Ledo

Referensi

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ledo Road.
Video luar
Making the road from Ledo (8:30m). Filmed 1942-43 by Gyles Mackrell.

27°41′18″N 95°55′57″E / 27.68839°N 95.93262°E / 27.68839; 95.93262

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan