Senin, 02 November 2026
08:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jalan Raya Burma

Jalan Raya Burma

jalan di Myanmar

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang jalan Tiongkok-Burma. Untuk Pengepungan Yerusalem 1948, lihat Jalan Burma (Israel). Untuk jalur kereta api masa perang yang dibangun Jepang di Asia Tenggara, lihat Burma.
250px-The_Hump_and_Burma_Road.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Transportasi Pasukan Sekutu di Burma dan Tiongkok barat daya mencakup Jalan Raya Burma

Jalan Raya Burma (Hanzi:滇缅公路) adalah sebuah jalan yang menghubungkan Burma dengan barat daya Tiongkok. Terminalnya adalah Kunming, Yunnan, dan Lashio, Burma. Dibangun saat Burma menjadi sebuah koloni Britania untuk membawa pasokan ke Tiongkok selama Perang Tiongkok-Jepang Kedua. Mencegat aliran pasokan di jalan raya ini membantu memotivasi pendudukan Jepang di Burma oleh Kekaisaran Jepang tahun 1942. Penggunaan jalan dipulihkan untuk Sekutu pada tahun 1945 setelah selesainya Jalan Raya Ledo. Beberapa bagian dari jalan lama masih terlihat hingga saat ini.[1]

Sejarah

Jalan raya ini memiliki panjang 717 mil (1.154 km) dan melintasi daerah dengan pegunungan yang bergelombang.[2] Bagian dari Kunming menuju perbatasan Burma dibangun oleh 200.000 tenaga kerja Burma dan Tiongkok selama Perang Tiongkok-Jepang Kedua pada tahun 1937 dan selesai pada tahun 1938.[3] Proyek pembangunan dikoordinasikan oleh Chih-Ping Chen. Jalan raya ini memiliki peran dalam Perang Dunia II, ketika Britania menggunakan Jalan Raya Burma untuk mengangkut pasokan kebutuhan perang kepada Tiongkok sebelum Jepang terlibat perang dengan Britania. Persediaan akan mendarat di Rangoon (sekarang Yangon) dan dipindahkan dengan kereta api ke Lashio, di mana jalan mulai di Burma.

Pada Juli 1940, pemerintah Britania menyerah, selama jangka waktu tiga bulan, terhadap tekanan diplomatik Jepang untuk menutup Jalan Raya Burma untuk memasok persediaan kepada Tiongkok.[4]: 299  Setelah Jepang menyerbu Burma pada tahun 1942, Sekutu dipaksa untuk memasok Chiang Kai-shek dan Tiongkok nasionalis melalui udara. Pesawat kargo Pasukan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat, terutama Curtiss C-46s, menerbangkan pasokan ini dari lapangan udara di Assam, India, di atas the hump, ujung timur Pegunungan Himalaya. Di bawah komando Britania, pasukan India, Britania, Tiongkok, dan Amerika, dengan pasukan Amerika dipimpin oleh Jenderal Joseph Stilwell, mengalahkan upaya Jepang untuk merebut Assam dan merebut kembali Burma utara. Di daerah ini mereka membangun sebuah jalan baru, Jalan Raya Ledo yang membujur dari Ledo, Assam, melalui Myitkyina dan terhubung ke Jalan Raya Burma lama di Wandingzhen, Yunnan, Tiongkok. Truk-truk pertama mencapai perbatasan Tiongkok melalui rute ini pada 28 Januari 1945.[5]

Lihat juga

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Burma Road.
Wikivoyage logo
Wikiwisata memiliki panduan wisata Burma Road.

Referensi

  1. ↑ Voy:Burma Road
  2. ↑ Burma Road - Britannica Online Encyclopedia
  3. ↑ Seagrave, Gordon S., Burma Surgeon, W. W. Norton & Company, New York, 1943
  4. ↑ Lorraine Glennon. Our Times: An Illustrated History of the 20th Century. October 1995. ISBN9781878685582
  5. ↑ Winston Churchill. The Second World War, v. VI, chap. 11.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan