Minggu, 01 November 2026
10:31 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Itamar Ben-Gvir

Itamar Ben-Gvir

Bagikan:
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan pembersihan diberikan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Itamar Ben-Gvir
אִיתָמָר בֶּן גְּבִיר
250px-Itamar_Ben_Gvir_3_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto resmi, 2022
Menteri Keamanan Nasional
PendahuluOmer Bar-Lev
Anggota Knesset
Informasi pribadi
Lahir6 Mei 1976 (umur 50)
Partai politikOtzma Yehudit
Suami/istriAyala Nimrodi
Anak6[1]
PendidikanOno Academic College
Tanda tangan

Itamar Ben-Gvir (Ibrani: איתמר בן-גביר, lahir 6 Mei 1976) adalah seorang pengacara Israel dan pemimpin partai sayap kanan jauh Israel Otzma Yehudit.[2] Ia dikenal karena membela para Yahudi radikal dalam pengadilan di Israel.[3] Ia menyerukan pengusiran warga Arab di Israel yang tak setia dengan Israel.[4]

Ben-Gvir memiliki reputasi sebagai seorang provokator. Ia telah menarik perhatian media karena sikap provokatornya: mengancam membunuh perdana menteri Yitzhak Rabin di siaran langsung pada 1995 tidak lama sebelum Rabin dibunuh; memiliki foto Baruch Goldstein, seorang teroris Yahudi dan pembunuh massal di ruang tamunya; menyerukan pada 2019 untuk mengusir warga Arab Israel yang tidak setia kepada Israel;[4] menyulutkan kekerasan antara warga Yahudi dan Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur pada 2021; membuat kunjungan yang sangat kontroversial ke Bukit Bait Suci dimana Masjid Al Aqsa berada pada 2023 dan 2024;[5] dan mengejek serta menyiksa aktivis Global Sumud Flotilla yang ditangkap pada 20 Mei 2026.[6]

Kontroversi

Pada Agustus 2023, Ben-Gvir menghina HAM rakyat Palestina, menyatakan "hak saya, istri saya, serta anak saya untuk bergerak di jalanan sekitar Yudea dan Samaria lebih penting dibandingkan hak gerakan orang Arab."[7] Komentar-komentar ini dikecam oleh Otoritas Palestina (PA) dan Departemen Luar Negeri AS sebagai rasis. PA mengutuk "pernyataan rasis dan keji oleh menteri fasis Israel, Itamar Ben Gvir, yang hanya menegaskan rezim apartheid Israel yang menjunjung supremasi Yahudi dan teror rasial terhadap rakyat Palestina."[8]

Pada Oktober 2023, lima orang Yahudi Haredi ditangkap karena meludahi umat Kristen di luar gereja. Ben-Gvir malah membela kelima orang tersebut, menyatakan bahwa hal tersebut tidak perlu dijadikan perkara kriminal.[9] Ben-Gvir menanggapi bahwa penangganan kasus seperti ini harus dilakukan melalui "pendidikan dan instruksi" daripada menjadikannya sebagai perkara pidana.[10] Namun sebelum masuk ke dunia politik, Ben-Gvir menyatakan bahwa tindakan meludahi umat Kristen sudah menjadi budaya Yahudi yang patut dilestarikan.[11] Setelah serangan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023, Ben-Gvir mengatakan bahwa "Israel sedang mengalami salah satu peristiwa paling sulit dalam sejarahnya. Ini bukan waktu untuk pertanyaan, pengujian, dan penyelidikan."[12]

Pada Juli 2025, Ben-Gvir secara terbuka menyerukan pembunuhan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa, melabelnya sebagai "kepala ular" dan berkata bahwa "Satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah melenyapkan al-Julani."[13]

Pada Oktober 2025, di rapat partai Otzma Yehudit, Ben-Gvir menyerukan pembunuhan para pejabat Otoritas Nasional Palestina dan menawan Presiden Palestina Mahmoud Abbas jika Perserikatan Bangsa-Bangsa terus mendukung pengakuan kemerdekaan Palestina.[14]

Global Sumud Flotilla 2026

Pada 20 Mei 2026, Itamar Ben-Gvir di Twitter mengunggah video dimana ia mengejek dan memerintah untuk menyiksa seluruh aktivis, jurnalis, dan pelaut yang ikut dalam Global Sumud Flotilla 2026 dengan keterangan "Selamat datang di Israel".[6] Para aktivis yang diculik diikat dan dipaksa berlutut dibawah bendera Israel sembari lagu Hatikvah menggelegar.[6] Tindakan ini dikecam oleh Benjamin Netanyahu dan Netanyahu sendiri memberi teguran kepada Ben-Gvir bahwa tindakannya tidak sesuai dengan nilai dan norma Israel walaupun Israel memang memiliki hak untuk menghentikan "armada provokatif pendukung teroris Hamas", serta meminta agar seluruh aktivis dideportasi.[15] Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengkritik tindakan Ben-Gvir yang menghancurkan citra Israel dengan "pertunjukan yang memalukan".[15] Ben-Gvir melawan, menyatakan bahwa Sa'ar telah "tunduk kepada teroris", mengkritik Netanyahu karena terlalu lembut sambil meminta izin untuk memenjarakan aktivis yang ditangkap, serta mendeklarasikan bahwa permintaan maaf apapun dari Israel adalah sinyal "kelemahan", "penundukan" dan "penyerahan".[15]

Negara-negara pendukung Israel seperti Amerika Serikat dan Britania Raya mengecam tindakan Ben-Gvir yang sangat tercela.[16] Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan bahwa "Perlindungan warga sipil dan penghormatan terhadap martabat manusia harus dijunjung tinggi di mana pun, setiap saat".[16] Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyatakan bahwa tindakan Ben-Gvir "sangat mengejutkan dan tidak bisa diterima".[17] Prancis, Belanda, Belgia, Irlandia, Spanyol, Italia dan Korea Selatan juga memberikan kecaman.[16][18]

Referensi

  1. ↑ "Ben Gvir's wife: Yes, I carry a gun, 'deal with it'". The Times of Israel. 14 November 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Mei 2024. Diakses tanggal 20 Desember 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Otzma Yehudit leaders attack Jewish Home over Amona". Israel National News. Diakses tanggal 9 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Maltz, Judy (2016). "The Lawyer for Jewish Terrorists Who Started Out by Stealing Rabin's Car Emblem". Haaretz (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 9 Juli 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Magid, Jacob (24 Februari 2019). "Otzma Yehudit candidate: Critics have to go back 30 years in order to attack us". The Times of Israel (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Februari 2019. Diakses tanggal 25 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Wave of international criticism after Ben Gvir visits flashpoint Temple Mount". The Times of Israel. 3 Januari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Oktober 2023. Diakses tanggal 4 Januari 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 "Israel's Ben-Gvir publishes video taunting detained flotilla activists". Al Jazeera (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-21.
  7. ↑ "Ben Gvir says his right to be safe in West Bank outweighs Arabs' freedom of movement". The Times of Israel. 24 Agustus 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Desember 2023. Diakses tanggal 31 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Bateman, Tom (25 Agustus 2023). "US condemns Israeli minister Ben Gvir's 'inflammatory' Palestinian comments". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Januari 2024. Diakses tanggal 31 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Frankel, Julia (4 Oktober 2023). "Israeli police arrest suspects for spitting near Christian pilgrims and churches in Jerusalem". AP News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Oktober 2023. Diakses tanggal 20 Oktober 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "5 arrested for spitting at Christians in Jerusalem; police minister: It's not criminal". The Times of Israel (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Oktober 2023. Diakses tanggal 20 Oktober 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "5 arrested for spitting at Christians in Jerusalem; police minister: It's not criminal". The Times of Israel (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Oktober 2023. Diakses tanggal 20 Oktober 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Gordon, Neve (11 Oktober 2023). "Can Netanyahu survive Hamas's attack on Israel?". Al Jazeera English. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 November 2023. Diakses tanggal 1 November 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Karmel, Ariela (16 Juli 2025). "Ben Gvir says Israel must 'eliminate' Syria's Sharaa over violence against Druze". The Times of Israel. Diakses tanggal 26 Juli 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Israel's Ben-Gvir urges killing PA officials if UN backs Palestinian state". Al Jazeera English. 17 November 2025. Diakses tanggal 18 November 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 3 Melzer, Natalie; Hadjicostis, Menelaos (2026-05-20). "Netanyahu scolds Israeli security minister for releasing videos taunting detained flotilla activists". Los Angeles Times (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-21.
  16. 1 2 3 Gritten, David (2026-05-20). "Far-right Israeli minister condemned for taunting handcuffed Gaza flotilla activists". www.bbc.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-05-21.
  17. ↑ Grattan, Michelle (2026-05-21). "Foreign Minister Wong orders ambassador called in over Israeli minister's 'shocking' video". The Conversation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-21.
  18. ↑ Astuti, Indriyani. "Menteri Israel Itamar Ben Gvir Unggah Video Aktivis Global Sumud Flotilla Tangan Diikat Posisi Berlutut". Media Indonesia. Diakses tanggal 2026-05-21.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan