| Serangan 7 Oktober 2023 | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Perang Israel−Hamas dan Konflik Israel–Palestina | |||||||
Pemandangan satelit kebakaran yang meluas di Israel di sekitar Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.[1] | |||||||
| |||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||
|
| |||||||
| Pemimpin atau tokoh terkemuka | |||||||
|
|
| ||||||
| Pasukan yang terlibat | |||||||
| |||||||
| Kekuatan | |||||||
|
| ||||||
| Korban jiwa dan kerugian | |||||||
|
Sekitar 1,200 Orang Israel tewas:[14][15][b] 251 warga sipil and tentara ditangkap[20] 100–200 warga sipil and tentara missing[21] | |||||||
Serangkaian serangan bersenjata terukur yang dipimpin oleh kelompok militan Palestina Hamas dari Jalur Gaza ke wilayah tetangga Israel di amplop Gaza bermula pada 7 Oktober 2023 yang merupakan hari Sabat dan hari libur Yahudi. Serangan ini mengawali perang Israel−Hamas, hampir tepat 50 tahun setelah Perang Yom Kippur bermula pada 6 Oktober 1973.
Serangan bermula pada dini hari dengan serangan roket yang berjumlah sedikitnya 3.000 roket diluncurkan ke Israel dan serangan paralayar ke Israel.[22][23] Militan Hamas menerobos penghalang Gaza–Israel, membunuh warga sipil di lingkungan tetangga Israel dan menyerang pangkalan militer Israel. Dalam satu hari, 859 warga sipil Israel dan sedikitnya 350 tentara dan polisi Israel terbunuh di kota-kota terdekat, kibbutzim, pangkalan militer, dan di festival musik dekat Re'im.[16][17][18][19][9][24][14][15][9] Sekitar 250 warga sipil dan tentara Israel disandera di Jalur Gaza dengan sekitar 30 orang di antaranya adalah anak-anak.[25][26]
Serangan ini dikecam oleh 44 negara sebagai terorisme, sementara banyak negara Arab dan mayoritas Muslim menyalahkan pendudukan Israel di wilayah Palestina sebagai akar penyebab serangan ini.[27][28][29] 7 Oktober 2023 dianggap sebagai hari paling berdarah dalam sejarah Israel dan paling mematikan bagi orang Yahudi sejak Holokaus.[30][31][32][33]
Nama
Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya menamakan serangan ini Operasi Banjir Al-Aqsa (bahasa Arab:عملية طوفان الأقصى, translit. ʿamaliyyat ṭūfān al-ʾAqṣā).[2] Namun, pemberitaan di media massa Indonesia menyebut istilah ini dengan terjemahan yang beragam, seperti Operasi Badai Al-Aqsa[34] dan Operasi Topan Al-Aqsa.[35]
Sementara, di Israel, serangan ini disebut sebagai Sabtu Hitam (bahasa Ibrani:השבת השחורה),[36] atau Pembantaian Simchat Torah (הטבח בשמחת תורה).[37] Di kancah internasional, serangan ini disebut sebagai serangan 7 Oktober.[38][39][40]
Lihat pula
- Sejarah Hamas
- Pengantar perang Israel–Hamas 2023
- Garis waktu perang Israel–Hamas 2023
- Daftar pembantaian di Israel
Catatan
Referensi
- ↑ "Netanyahu: 'We are at war'". Ynetnews. Oktober 7, 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 7, 2023. Diakses tanggal Oktober 7, 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 Dari Perserikatan Bangsa-Bangsa:
- United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) (9 Oktober 2023). "Fact Sheet: Israel and Palestine Conflict (9 October 2023)" (Press release). ReliefWeb (dalam bahasa English). United Nations (UN). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Oktober 2023. Diakses tanggal 13 Oktober 2023. On Saturday, 7 October — a Jewish sabbath day, the end of the weeklong Jewish festival of Sukkot, and a day after the 50th anniversary of the Yom Kippur War — Hamas and other Palestinian armed groups launched Operation al-Aqsa Flood, a coordinated assault consisting of land and air attacks into multiple border areas of Israel.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Agensi Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) (7 Oktober 2023). "UNRWA Situation Report #1 on the Situation in the Gaza Strip" (Situation Report) (dalam bahasa English). United Nations. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Oktober 2023. Diakses tanggal 16 Oktober 2023. At 06:30 on the morning of 7 October 2023, Hamas launched "Operation Al-Aqsa Flood" with more than 5,000 rockets reportedly fired towards Israel from multiple locations in Gaza, as well as ground operation into Israel.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) (20 Oktober 2023). "Fact Sheet: Israel and Palestine Conflict (19 October 2023)" (Press release). ReliefWeb (dalam bahasa English). United Nations. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2023. Diakses tanggal 22 Oktober 2023. On Saturday, 7 October...Hamas and other Palestinian armed groups launched Operation al-Aqsa Flood, a coordinated assault consisting of land and air attacks into multiple border areas of Israel.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
- United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) (9 Oktober 2023). "Fact Sheet: Israel and Palestine Conflict (9 October 2023)" (Press release). ReliefWeb (dalam bahasa English). United Nations (UN). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Oktober 2023. Diakses tanggal 13 Oktober 2023. On Saturday, 7 October — a Jewish sabbath day, the end of the weeklong Jewish festival of Sukkot, and a day after the 50th anniversary of the Yom Kippur War — Hamas and other Palestinian armed groups launched Operation al-Aqsa Flood, a coordinated assault consisting of land and air attacks into multiple border areas of Israel.
- ↑ References Hamas tactical victory:
- Alterman, Jon B. (12 Oktober 2023). "What Comes After War in Gaza" (News magazine). TIME magazine & Center for Strategic and International Studies. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2023. Diakses tanggal 26 November 2023. Hamas' stunning military success on October 7 will prove to be a pyrrhic victory.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Sachs, Natan (7 Oktober 2023). "This Will Be a Pyrrhic Victory for Hamas" (News article) (dalam bahasa English). The Atlantic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 November 2023. Diakses tanggal 25 November 2023. But this Hamas victory might prove Pyrrhic. In fact, Hamas itself might have been surprised by the extent of its initial success.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Forey, Samuel (Oktober 30, 2023). "Hamas attack: October 7, a day of hell on earth in Israel". Le Monde.fr. Diakses tanggal November 26, 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
- Alterman, Jon B. (12 Oktober 2023). "What Comes After War in Gaza" (News magazine). TIME magazine & Center for Strategic and International Studies. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2023. Diakses tanggal 26 November 2023. Hamas' stunning military success on October 7 will prove to be a pyrrhic victory.
- 1 2 3 4 5 6 7 Guy Van Vlierden (14 Oktober 2023). "HLN ONDERZOEK. Van jihadisten tot communisten: zeker 10 groeperingen deden mee met actie Palestijnse terroristen (HLN RESEARCH. From jihadists to communists: at least 10 groups participated in Palestinian terrorist action)". Het Laatste Nieuws.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ "الجبهة الشعبية: قرار الإدارة الأمريكية بتوفير الدعم للكيان هدفه تطويق النتائج الاستراتيجية لمعركة طوفان الأقصى" [Popular Front: The US Administration's Decision to Provide Support to the Entity [Israel] Aims to Contain the Strategic Outcomes of the Battle of the Al-Aqsa Flood]. alahednews.com.lb (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2023. Diakses tanggal 8 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 الانترنت, الحرية-مجلة التقدميين العرب على. "khilal bayan laha qabl qalilin.. katayib almuqawamat alwatania (quaat alshahid eumar alqasuma) aljanah aleaskarii liljabhat aldiymuqratia" خلال بيان لها قبل قليل.. كتائب المقاومة الوطنية (قوات الشهيد عمر القاسم) الجناح العسكري للجبهة الديمقراطية [During a statement a short while ago...the National Resistance Brigades (Forces of the Martyr Omar Al-Qasim), the military wing of the Democratic Front] (dalam bahasa Arab). مجلة التقدميين العرب على الانترنت. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Oktober 2023. Diakses tanggal 26 November 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Palestinian Al Quds Brigades claim responsibility for attack at Lebanon-Israel border". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2023. Diakses tanggal 14 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hamide Rencüs: İsrail ilk defa Gazze sınırındaki kontrolü kaybetmiş durumda" [Hamide Rencüs: Israel has lost control over the Gaza border for the first time]. bianet.org (dalam bahasa Turki). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2023. Diakses tanggal 8 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 Fabian, Emanuel. "Authorities name 307 soldiers, 58 police officers killed in 2023 terror clashes". The Times of Israel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Oktober 2023. Diakses tanggal 21 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Duro, Israel. "Heroes of Israel: Armed members of several kibbutzim managed to fight off terrorists". VOZ. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Oktober 2023. Diakses tanggal 11 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ghert-Zand, Enee. "Young dad of 6 absorbed blast to protect family in attack on Kerem Shalom". The Times of Israel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2023. Diakses tanggal 18 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Fabian, Emanuel; Pacchiani, Gianluca (1 November 2023). "IDF estimates 3,000 Hamas terrorists invaded Israel in Oct. 7 onslaught". The Times of Israel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 November 2023. Diakses tanggal 1 November 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Israel killed at least 1,000 Gaza infiltrators, reinforcing nationwide, military says". Reuters. 11 Oktober 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Oktober 2023. Diakses tanggal 14 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Israel revises Hamas attack death toll to 'around 1,200'". Reuters. 10 November 2023. Diarsipkan dari asli tanggal 11 November 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Israel revises down toll from October 7 attack to 'around 1,200'". Al Jazeera. 10 November 2023. Diarsipkan dari asli tanggal 11 November 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Police say they've identified 859 civilian victims from October 7 massacre, up 16". The Times of Israel. 14 November 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "What We Know About the Death Toll in Israel From the Hamas-Led Attacks". The New York Times. 12 November 2023. Diarsipkan dari asli tanggal 14 November 2023. At least 278 soldiers were killed in the battles inside Israel, according to the Israeli military's website.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Three soldiers abducted by Hamas declared dead by army
IDF reveals a Gaza brigade chief was killed Oct 7, body held by Hamas
IDF declares deaths of 5 more troops, including nephew of ex-IDF chief Eisenkot who also lost son - 1 2 59 policemen have been killed in the conflict, two of which died in the West Bank, leaving a total of 57 killed in the initial 7 October attack by Hamas.
- ↑ Fabian, Emanuel (2 November 2023). "IDF says it has notified families of 242 hostages being held in Gaza". The Times of Israel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 November 2023. Diakses tanggal 2 November 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kubovich, Yaniv (19 Oktober 2023). "Israel Believes Some of Those Missing After Hamas' Attack Will Not Be Found". Haaretz (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Oktober 2023. Diakses tanggal 20 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kubovich, Yaniv (17 Oktober 2023). "The First Hours of the Israel-Hamas War: What Actually Took Place?" (dalam bahasa English). Haaretz. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Oktober 2023. Diakses tanggal 17 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Around 1,000 dead in Israel-Hamas war, as Lebanon's Hezbollah also launches strikes". South China Morning Post. 8 Oktober 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Oktober 2023. Diakses tanggal 9 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Israel revises death toll from Oct. 7 Hamas assault, dropping it from 1,400 to 1,200". Times of Israel. 11 November 2023. Diarsipkan dari asli tanggal 11 November 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Yonah, Jeremy (19 Oktober 2023). "IDF working on rescue ops for over 200 Israeli hostages in Gaza". Jerusalem Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Oktober 2023. Diakses tanggal 20 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ McKernan, Bethan (7 Oktober 2023). "Hamas launches surprise attack on Israel as Palestinian gunmen reported in south". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Oktober 2023. Diakses tanggal 7 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Waldo, Cleary; Epstein, Gabriel; Hilbush, Sydney (11 Oktober 2023). "International Reactions to the Hamas Attack on Israel". The Washington Institute. PolicyWatch 3793. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Oktober 2023. Diakses tanggal 13 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Michaelson, Ruth (7 Oktober 2023). "Condemnation and calls for restraint after Hamas attack on Israel". The Guardian. ISSN 0261-3077. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Oktober 2023. Diakses tanggal 7 Oktober 2023. International leaders condemned an unprecedented incursion by Palestinian militants into southern Israel, while governments across the Middle East called for restraint after an attack that shook the Israeli security establishment. [...] The US defence secretary, Lloyd Austin, said his organisation would send support to Israel. 'Over the coming days the Department of Defense will work to ensure that Israel has what it needs to defend itself and protect civilians from indiscriminate violence and terrorism,' he said.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "World reaction to surprise attack by Palestinian Hamas on Israel" (dalam bahasa Inggris). Al Jazeera. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Oktober 2023. Diakses tanggal 8 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "A Memo in a Bunker, Intercepted Communications and Hamas's Oct. 7 Plans" (dalam bahasa Inggris). Oktober 11, 2025. Diakses tanggal Oktober 12, 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hamas's attack was the bloodiest in Israel's history". The Economist. 12 Oktober 2023. ISSN 0013-0613. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Oktober 2023. Diakses tanggal 15 Oktober 2023. The most searing historical comparison predates Israel's founding. Not all of Hamas's victims were Israeli, and not all of the Israeli dead were Jewish. But under reasonable assumptions about the ethnic make-up of those killed in this and previous attacks, the last time before October 7th that this many Jews were murdered on a single day was during the Holocaust.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hamas attack 'deadliest day for Jews since the Holocaust', says Biden, as Israeli jets pound Gaza". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). 12 Oktober 2023. ISSN 0261-3077. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Oktober 2023. Diakses tanggal 12 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Israel-Hamas War of 2023 | Explanation, Summary, Casualties, & Map | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). 14 November 2023. Diakses tanggal 15 November 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Abd Rahman, Mustafa (13 Oktober 2023). "Badai Al-Aqsa Terinspirasi Perang Arab-Israel 1973". Kompas. Diakses tanggal 23 September 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Zamzami, Fitriyan (28 Februari 2025). "Terungkap, Lemahnya Militer Israel Dihajar Topan Al-Aqsa". Republika. Diakses tanggal 23 September 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Waghorn, Dominic (23 Oktober 2023). "This is a dangerous moment in Israel-Hamas war – and the rest of the world is holding its breath". Sky News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2023. Diakses tanggal 27 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Herzl, Tova (20 Oktober 2023). "אל תשתמשו במילה "שואה" בקשר לטבח". Ynet (dalam bahasa Hebrew). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Oktober 2023. Diakses tanggal 27 Oktober 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Biden Energy Adviser to Discuss Lebanon Border Issues on Israel Trip". Asharq Al-Awsat. November 20, 2023. Diakses tanggal November 20, 2023. In the months before the Oct. 7 attack on Israel by Palestinian Hamas militants who run the Gaza Strip, Hochstein said the United States was exploring the possibility of resolving the longstanding border dispute between Lebanon and Israel.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hamas fighter says he is 'proud' of the October 7 attack on Israel and vows to keep fighting". Sky News. November 10, 2023. Diakses tanggal November 20, 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Jason Burke (November 9, 2023). "A deadly cascade: how secret Hamas attack orders were passed down at last minute". The Guardian. Diakses tanggal November 20, 2023. Analysts said other objectives of the 7 October attacks probably included halting efforts to normalise relations between Israel and Saudi Arabia, further undermining the Palestinian Authority, distracting from Hamas's failure to deliver services or break the blockade of Gaza, and provoking a violent reaction from Israel that would mobilise its own supporters in Gaza, the West Bank and elsewhere.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
| Cari tahu mengenai Serangan 7 Oktober pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: | |
| Definisi dan terjemahan dari Wiktionary | |
| Gambar dan media dari Commons | |
| Berita dari Wikinews | |
| Kutipan dari Wikiquote | |
| Teks sumber dari Wikisource | |
| Buku dari Wikibuku | |
Templat:Terrorist attacks against Israelis in the 2020s Templat:Perang Israel–Hamas 2023
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |