Minggu, 11 Oktober 2026
08:25 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Isaac Titsingh

Isaac Titsingh

Bagikan:

Isaac Titsingh FRS (lahir ca Januari 1745 – meninggal 2 Februari 1812) adalah seorang diplomat, sejarawan, ahli sejarah Jepang, dan pedagang Belanda.[1] Selama kariernya yang panjang di Asia Timur, Titsingh adalah pejabat senior Perusahaan Hindia Timur Belanda (bahasa Belanda:Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC)). Ia mewakili perusahaan dagang Eropa tersebut dalam kontak resmi eksklusif dengan Tokugawa Jepang, dan melakukan perjalanan ke Edo dua kali untuk bertemu dengan shogun dan pejabat tinggi bakufu lainnya. Ia adalah gubernur jenderal Belanda dan VOC di Chinsura, Benggala.[2]

500px-Houckgeest.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi yang menggambarkan delegasi Eropa terakhir yang diterima di istana Kaisar Qianlong pada tahun 1795. Isaac Titsingh duduk di ujung kiri gambar (mengenakan topi) dan Andreas Everardus van Braam Houckgeest duduk di sebelah kanannya.

Titsingh bekerja sama dengan mitranya, Charles Cornwallis, yang merupakan gubernur jenderal Perusahaan Hindia Timur Britania. Pada tahun 1795, Titsingh mewakili kepentingan Belanda dan VOC di Tiongkok, di mana penerimaannya di istana Kaisar Qing Qianlong sangat kontras dengan penolakan yang dialami oleh misi diplomat Britania Raya George Macartney pada tahun 1793, tepat sebelum perayaan enam puluh tahun pemerintahan Qianlong. Di Tiongkok, Titsingh secara efektif berfungsi sebagai duta besar untuk negaranya pada saat yang sama ia mewakili Perusahaan Hindia Timur Belanda sebagai perwakilan perdagangan.[1]

Lihat pula

Catatan

  1. 1 2 Nussbaum, Louis-Frédéric. (2005). "Isaak Titsingh" in Japan Encyclopedia, p. 966, hlm. 966, pada Google Books.
  2. ↑ Stephen R. Platt, Imperial Twilight: the Opium War and the End of China's Last Golden Age (NY: Knopf, 2018), 166-73. ISBN9780307961730

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Isaac Titsingh.
Didahului oleh:
Arend Willem Feith
VOC Opperhoofd dari
Dejima

1779–1784
Diteruskan oleh:
Hendrik Casper Romberg
Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan