Sabtu, 07 November 2026
08:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Timon Screech

Bagikan:

Timon Screech FBA (lahir 28 September 1961 di Birmingham) adalah profesor sejarah seni di School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London dari tahun 1991 - 2021, saat ia meninggalkan Britania Raya sebagai bentuk protes atas Brexit. Ia kini menjadi profesor di International Research Center for Japanese Studies (Nichibunken) di Kyoto. Screech adalah spesialis seni dan budaya Jepang awal modern.

Pada tahun 1985, Screech meraih gelar BA dalam Studi Oriental (Jepang) di University of Oxford. Pada tahun 1991, ia meraih gelar PhD dalam sejarah seni di Harvard University. Selain jabatan tetapnya, ia telah menjadi profesor tamu di University of Chicago, Heidelberg University, dan Tokyo University of Foreign Studies serta peneliti tamu di Gakushuin University dan Waseda University di Jepang, serta di Yale, Berkeley, dan UCLA di AS. Proyek penelitian utamanya saat ini terkait dengan pendewaan shogun Tokugawa pertama, Ieyasu, pada tahun 1616-17, dan pemujaannya sebagai Avatar Agung.

Pada bulan Juli 2018, Screech terpilih sebagai Fellow British Academy (FBA).[1] Karya Screech telah diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin (Taiwan dan RRT), Prancis, Jerman, Jepang, Korea, Polandia, dan Rumania. Minatnya saat senggang adalah ailurofilia, belajar bahasa Burma, dan membudidayakan tanaman di bekas Kerajaan Ryukyu. Pada tahun 2022, ia menerima Penghargaan Akademik Fukuoka dan Penghargaan Yamagata Bantō.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Record number of academics elected to British Academy | British Academy". British Academy (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-07-22.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan