Senin, 21 September 2026
06:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Iquitos

Iquitos

330px-Collage_de_Iquitos_2014.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kota Iquitos dalam kolase.

Iquitos adalah kota terbesar yang terletak di tengah hutan di Peru. Iquitos juga merupakan ibu kota dari Wilayah Loreto and the Provinsi Maynas. Berlokasi di Sungai Amazon, memiliki ketinggian hanya 106 meter dari permukaan laut walaupun berjarak 3.000 kilometer dari mulut sungai Amazon ke Samudra Atlantik. Iquitos memiliki sejarah panjang sebagai pelabuhan penting untuk Sungai Amazon beserta anak-anak sungainya. Iquitos dikelilingi oleh 3 sungai, Nanay, Itaya, dan Amazon.

Kota Iquitos dapat dianggap sebagai kota terbesar di dunia yang tidak memiliki jalur transportasi darat. Ia hanya dapat dikunjungi melalui pesawat atau perahu, dengan pengecualian apabila melakukan perjalanan dari Nauta, kota kecil yang berjarak 100km di selatan. Untuk transportasi di dalam kota, banyak digunakan sepeda motor atau kendaraan sejenis bajaj. Untuk transportasi ke kota-kota tetangga kadang membutuhkan alat transportasi sungai, Llevo-llevo, semacam perahu kecil yang merupakan alat transportasi publik.

Iklim di sana panas dan lembap. Dengan kelembapan rata-ratanya sekitar 85%. Musim hujan berlangsung pada sekitar bulan November sampai dengan Mei, dengan keadaan ketinggian permukaan sungai mencapai maksimal pada bulan Mei dan titik terendah pada bulan Oktober.

Sejarah

Iquitos didirikan oleh para missionaris Yesuit pada sekitar tahun 1750 dan pada tahun 1864 mulai berkembang saat dibentuknya Wilayah Loreto di mana Iquitos menjadi ibu kotanya.

Pada dekade awal pada Abad 20, Iquitos terkenal karena industri karetnya. Di sana dapat ditemukan bangunan-bangunan besar yang berasal dari era 1800-an seperti mansion yang menandakan era keemasan kejayaan perkebunan karet di sana, seperti Iron House, yang dirancang oleh Gustave Eiffel. Namun era keemasan industri karet berakhir saat bibit karet tersebut dicuri dan diselundupkan ke luar negeri dan ditanam di tempat lain.

Ekonomi

Iquitos adalah pengekspor kayu yang penting yang bersumber pada hutan hujan Amazon. Iquitos juga menawarkan fasilitas modern untuk penduduk dan wisatawan. Industri lain yang terdapat di sana adalah minyak bumi dan rum.

Pariwisata

Iquitos memiliki reputasi yang cukup baik sebagai tempat tujuan wisata, khususnya sebagai tempat bertolak untuk memulai wisata hutan Amazon, maupun perjalanan menyusuri sungai ke Manaus, Brasil - kota industri karet di bagian Amazon basin yang lain sampai akhirnya ke samudra Atlantik yang berjarak 3.360 kilometer jauhnya.

Pada tahun 1990-an, kaum homoseksual menjadikan Iquitos sebagai tujuan pelarian dari tindak represif kepolisian. Namun sekarang mereka banyak tinggal di Belén yang dapat diakses dengan berjalan kaki saat musim kemarau, tetapi hanya bisa dijangkau dengan kapal pada musim penghujan.

Kultur dan Pendidikan

Iquitos memiliki 2 buah universitasUniversidad Nacional de la Amazonía Peruana, adalah universitas negeri lokal, dan Universidad Particular de Iquitos, sebuah universitas swasta.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan