Jumat, 09 Oktober 2026
03:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Indonesian Visual Art Archive

Indonesian Visual Art Archive

lembaga arsip seni di Indonesia

Bagikan:
250px-IVAA-Facade_Rumah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan Indonesian Visual Art Archive

Indonesian Visual Art Archive (bahasa Indonesia:Arsip Seni Visual Indonesia, sebelumnya Yayasan Seni Cemeti, sering disingkat IVAA) adalah sebuah lembaga seni nirlaba yang berbasis di Yogyakarta, Indonesia. Lembaga seni ini didirikan pada 1 April 1995 yang kemudian pada tahun 2007 berganti nama menjadi Indonesian Visual Art Archive.[1][2] Program utamanya berkisar pada dokumentasi, riset, pengelolaan perpustakaan, serta penyelenggaraan program edukasi dan eksplorasi seni visual.[2] IVAA sebagai laboratorium kreatif menyimpan berbagai macam arsip seni kontemporer mulai dari arsip teks, audio, foto, video, serta buku-buku referensi seni visual dan budaya, katalog pameran dalam dan luar negeri. IVAA menyimpan ribuan data yang berhubungan dengan seni rupa di Indonesia dan internasional yang dapat diakses secara gratis oleh pengunjung mulai hari Senin hingga Jumat pukul 9 pagi sampai 5 sore.[3] Perpustakaan IVAA terletak di Gang Hiperkes 188 A-B Jalan Ireda, Kampung Dipowinatan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Sejarah

IVAA pada awalnya didirikan sebagai Yayasan Seni Cemeti, oleh pasangan suami-istri seniman, Mella Jaarsma dan Nindityo Adipurnomo pada 1 April 1995. Yayasan ini didirikan setelah pasangan tersebut sebelumnya mendirikan Galeri Cemeti pada tahun 1988.[4] Berangkat dari keresahan para pendiri saat itu bahwa banyak karya seni yang hanya dipamerkan saja tetapi tidak ada ruang sebagai tempat untuk mengabadikannya sehingga IVAA hadir sebagai ruang arsip agar dokumentasi karya tidak hilang dan dapat dikenang serta menjadi referensi pembelajaran bagi para akademisi seni maupun aktivis seni.

Program

Program IVAA pada utamanya berkisar pada dokumentasi, riset, pengelolaan perpustakaan, serta penyelenggaraan program edukasi dan eksplorasi seni visual.[2] Program IVAA terbuka bagi masyarakat umum, seniman, dan juga para peneliti mulai dari penerbitan, seminar dan pelatihan, penelitian, pameran arsip, pertukaran penelitian, dan jaringan arsip yang bertujuan untuk mengembangkan jaringan dan kemitraan dengan institusi arsip lainnya di dalam maupun di luar negeri.[5]

Arsip

Koleksi dokumentasi IVAA mencakup rekaman proses berkarya seniman serta peristiwa seni visual dalam bentuk foto, video dan audio, yang dikumpulkan dalam basis data bernama Arsip IVAA. Arsip IVAA menyimpan ribuan data dan segala arsip yang berhubungan dengan seni rupa di Indonesia dan internasional yang terkumpul selama lebih dari 10 tahun dan menjangkau hingga zaman pelukis Raden Saleh.[2][6] Lembaga ini bekerja sama dengan galeri, organisasi, komunitas, perpustakaan, serta lembaga pemerintahan bidang seni budaya, untuk mengumpulkan data dan dokumentasi kesenian.[7] Pengunjung dapat menikmati berbagai arsip mulai dari foto (negatif film, positif film, cetak), video (cd/dvd/vcd/ dan VHS), audio (cassete), makalah, zine, katalog, kliping, poster, leaflet/ pamflet, event ephemera, serta buku-buku bacaan yang jumlahnya kurang lebih mencapai 15.000 buah dengan berbagai jenis di antaranya tentang seni rupa, buku bertema sejarah, politik, sosial dan humaniora.[8]

Edukasi

Selain pengarsipan, IVAA juga berkecimpung dalam pendidikan pengarsipan seni. Salah satu program IVAA dalam pendidikan pengarsipan seni adalah pelatihan dokumentasi sejarah di Dusun Grogol IX, Bantul, Yogyakarta.[9] Tidak hanya sebagai ruang arsip, tetapi IVAA juga sebagai ruang bagi komunitas yang hendak melakukan diskusi dan pameran untuk mempromosikan eksplorasi artistik.

Penghargaan

IVAA memenangkan kategori Lembaga Seni Terbaik dalam penghargaan Art Stage Jakarta 2017.[10][11]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Yayasan Seni Cemeti". gudeg.net. Diakses tanggal 2020-01-24.[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 3 4 "Indonesian Visual Art Archive (IVAA)". KSI - Koalisi Seni Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-27. Diakses tanggal 2020-01-24.
  3. ↑ Dyan, Anggraini (1 Desember 2022). "Indonesian Visual Art Archive (IVAA)". Diakses tanggal 18 Oktober 2022.
  4. ↑ "Cemeti Art House. Nafas Art Magazine". universes.art (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-24.
  5. ↑ NIsya, Rifiani (23 Februari 2019). "RUPA-RUPA SENI RUPA DI INDONESIAN VISUAL ART ARCHIVE (IVAA)". Diakses tanggal 18 Oktober 2022.
  6. ↑ Irawan, Ikrob Didik. "Indonesian Visual Art Archive Berkunjung ke Tribun Jogja". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2020-01-24.
  7. ↑ Abdulsalam, Husein. "Arsip Seni Rupa dan Keabadian Catalogue Raisonne". tirto.id. Diakses tanggal 2020-01-24.
  8. ↑ Tim, SMKEdu1 (18 Juli 2022). "Kenang Sejarah Serta Karya Seni Seniman Indonesia Pasca Reformasi: Di Indonesian Visual Art Archive (IVAA) Yog". Diakses tanggal 18 Oktober 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  9. ↑ Pertana, Pradito Rida. "Yuk! Mengenal Rumah Singgah Soedirman dan Sumur Bung Karno di Bantul". detikcom. Diakses tanggal 2020-01-24.
  10. ↑ Agnes, Tia. "Melati Suryodarmo hingga ROH Projects, Ini Daftar Pemenang Art Stage Award". detikcom. Diakses tanggal 2020-01-24.
  11. ↑ Bianpoen, Carla; Emilia, Stevie. "Art in 2017: Creative energy on the move". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-24.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan