Sabtu, 17 Oktober 2026
23:01 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Ibu Gurun

Ibu Gurun

Bagikan:
250px-Francisco_de_Zurbar%C3%A1n_043.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ibu Gurun Paula dan putrinya Eustochium bersama penasihat spiritual mereka Hieronimus, dilukis oleh Francisco de Zurbarán

Ibu Gurun adalah pertapa Kristen yang tinggal di gurun Mesir, Israel dan Suriah antara abad ke-4 dan ke-5 Masehi.[1] Mereka biasanya hidup dalam komunitas monastik yang mulai terbentuk pada saat itu, meskipun terkadang mereka hidup sebagai eremit. Wanita lain pada zaman itu yang memengaruhi tradisi pertapaan atau monastik awal saat tinggal di padang pasir juga digambarkan sebagai Ibu Gurun.[2]

Lihat pula

Referensi

Kutipan

  1. ↑ Cardman 2000, hlm. 373: The Desert Mothers were Christian women ascetics who lived in monastic communities or, more rarely, as solitaires during the fourth and fifth centuries A.D., principally in the deserts of Egypt, Palestine, and Syria.
  2. ↑ Cardman Francine, Desert Mothers, in Encyclopedia of Monasticism, vol. 1, Chicago, William M. Johnston, 2000, pp. 373–375, ISBN 978-1-57958-090-2.

Karya kutipan

Bacaan selanjutnya

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan