Jumat, 16 Oktober 2026
06:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Hosni Mubarak

Hosni Mubarak

TBrodred

Bagikan:
Mohamed Hosni Said Mubarak
محمد حسني سعيد مبارك
250px-Hosni_Mubarak_-_Official_Photo.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Mesir ke-4
Masa jabatan
14 Oktober 1981 –11 Februari 2011[1]
PendahuluSufi Abu Taleb
(Pejabat Sementara)
PenggantiMohamed Hussein Tantawi
(Ketua Dewan Agung Angkatan Bersenjata)
Perdana Menteri ke-50
Masa jabatan
7 Oktober 1981 –2 Januari 1982
PresidenSufi Abu Taleb
(Pejabat Sementara)
PendahuluAnwar Sadat
PenggantiAhmad Fuad Mohieddin
Wakil Presiden ke-15
Masa jabatan
16 April 1975 –14 Oktober 1981
PresidenAnwar Sadat
PendahuluHussein el-Shafei
PenggantiOmar Suleimana
Sekretaris Jenderal Gerakan Non-Blok
Masa jabatan
16 Juli 2009 –11 Februari 2011
PendahuluRaúl Castro
PenggantiMohamed Hussein Tantawi
Informasi pribadi
Lahir(1928-05-04)4 Mei 1928
Meninggal25 Februari 2020(2020-02-25) (umur 91)
Partai politikPartai Nasional Demokrat
Suami/istriSuzanne Sabet
AnakAlaa Mubarak
Gamal Mubarak
Agama
Islam Sunni
Tanda tangan
Karier militer
Pihak Kerajaan Mesir
 Mesir
Dinas/cabangAngkatan Udara Mesir
PangkatMarsekal Udara
Pertempuran/perangKrisis Suez
Perang 6 hari
Perang Yom Kippur
a. ^Jabatan lowong sejak 14 Oktober 1981 hingga 29 Januari 2011

Muhammad Hosni Said Mubarak (bahasa Arab:محمد حسنى سيد مبارك, translit. Muḥammad Ḥusnī Mubārak, juga dikenal dengan Hosni Mubarak, bahasa Arab:حسنى مبارك, translit. Ḥusnī Mubārak; 4 Mei 1928 – 25 Februari 2020) adalah mantan Presiden Mesir. Ia menjabat pada periode 14 Oktober 1981-11 Februari 2011.[1]

Mubarak ditunjuk sebagai wakil presiden pada tahun 1975 setelah pangkatnya naik di jajaran Angkatan Udara Mesir. Kemudian, ia menjadi presiden untuk menggantikan Presiden Anwar Sadat yang terbunuh pada 6 Oktober 1981 oleh kelompok radikal. Ia merupakan Presiden Mesir keempat untuk masa jabatan lebih dari 15 tahun sejak menjabat pada tahun 1981. Sebagai Presiden Mesir, ia dianggap sebagai pemimpin yang paling berkuasa di wilayahnya. Ia mengundurkan diri pada 11 Februari 2011 menyusul demonstrasi besar-besaran selama 18 hari pada tahun 2011. Pada tanggal 2 Juni 2012, ia divonis pengadilan dengan hukuman penjara seumur hidup.[2]

Biografi

Mubarak lahir pada 4 Mei 1928 di "Kafr El-Meselha", Governorat Al Monufiyah (Mesir).[butuh rujukan] Saat masih belajar di perguruan tinggi, ia bergabung dengan Akademi Militer Mesir hingga meraih gelar Bachelor's Degree dalam Pengetahuan Militer pada tahun 1949.[butuh rujukan] Pada tahun 1950, ia bergabung dengan Akademi Angkatan Udara dan kembali meraih gelar Bachelor's Degree untuk Pengetahuan Aviation serta Ia mengajar di Akademi Angkatan Udara pada periode 1952-1959. Pada tahun 1964, ia diangkat sebagai Kepala Delegasi Militer Mesir untuk USSR.[butuh rujukan]

Di bawah Konstitusi Mesir 1971, Presiden Mubarak memiliki kuasa yang luas atas Mesir.[butuh rujukan] Bahkan, dia dianggap banyak orang sebagai seorang diktator, meskipun moderat.[butuh rujukan] Ia dikenal karena posisinya yang netral dalam Konflik Israel-Palestina dan sering terlibat dalam negosiasi antar kedua pihak.[butuh rujukan]

Setelah bergabung di Akademi Militer FROUNZ (Uni Soviet), ia menjadi Komandan Pangkalan Angkatan Udara Barat Kairo (1964) dan menjabat Direktur Akademi Angkatan Udara pada tahun 1968.[butuh rujukan] Pada tahun 1969, ia menjabat Kepala Staf Angkatan Udara dan Komandan Angkatan Udara serta Wakil Menteri Peperangan (1972).[butuh rujukan] Pada 1974, ia dipromosikan ke peringkat Letnan Jendral dan Wakil-Presiden Republik Arab Mesir (1975).[butuh rujukan]

Pada 1979, ia menjabat Wakil-Presiden Partai Demokratik Nasional (NDP) dan langsung menjabat Presiden Republik Arab Mesir pada 1981.[butuh rujukan] Pada 1982, ia menjabat Presiden Partai Demokratik Nasional dan terpilih kembali sebagai presiden (1987).[butuh rujukan] Periode 1989-1990, ia menjabat Ketua Umum Organisasi Persatuan Afrika "OAU".[butuh rujukan] Ia terpilih kembali sebagai presiden pada 1993 dan menjabat lagi sebagai Ketua Umum Organisasi Persatuan Afrika "OAU" pada periode 1993-1994.[butuh rujukan] Sejak Juni 1996, ia menjabat Ketua Umum Arab Summit.[butuh rujukan] Ia terpilih kembali sebagai presiden pada 1999 dan menjabat Ketua Umum G-15 pada periode 1998-2000.[butuh rujukan]

Pernikahannya dengan Suzanne Mubarak melahirkan memperoleh dua anak, yaitu Alaa dan Gamal.[butuh rujukan]

Politik dan jabatan militer

  • Kembali terpilih sebagai presiden untuk kelima kalinya (2005)
  • Ketua G-15 (1998 & 2002)
  • Kembali terpilih sebagai presiden untuk keempat kalinya (1999)
  • Ketua Arab Summit sejak Juni (1996)
  • Ketua OAU (1993-1994)
  • Kembali terpilih sebagai presiden untuk ketiga kalinya (1993)
  • Ketua OAU (1989-1990)
  • Kembali terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya (1987)
  • Presiden Partai Nasional Demokratik (1982)
  • Presiden Republik (1981)
  • Wakil Presiden Partai Nasional Demokratik (NDP) (1979)
  • Wakil Presiden Republik Arab Mesir (1975)
  • Promosi jabatan Letnan Jenderal (1974)
  • Komandan Angkatan Udara dan Wakil Menteri Pertahanan (1972)
  • Kepala Staf Angkatan Udara (1969)
  • Direktur Akademi Angkatan Udara (1968)
  • Komandan Angkatan Udara Kairo Barat (1964)
  • Bergabung dengan Frunze Military Academy, USSR (1964)
  • Lecturer di Akademi Angakatan Udara (1952-1959)

Protes dan Mundur

Artikel utama: Revolusi Mesir 2011

Demonstrasi massa yang memprotes kepemimpinan Mubarak di Alun-alun Tahrir sejak 25 Januari 2011 berhasil menumbangkannya pada 12 Februari 2011, meskipun pada 1 Februari 2011 ia berencana menggelar pemilu presiden pada bulan September dan menjanjikan amendemen konstitusi. Namun karena para demonstran menekannya untuk mundur secepatnya, upayanya gagal.[butuh rujukan]

Pada 10 Februari beredar rumor bahwa Mubarak akan mundur. Puncaknya, Wakil Presiden Omar Suleiman mengumumkan mundurnya Mubarak melalui televisi nasional Mesir dan menyerahkan kekuasaannya kepada militer.[3]

Referensi

  1. 1 2 Berita di Kompas.com
  2. ↑ "Mubarak jailed for protest deaths". BBC News. 2 Juni 2012. Diakses tanggal 2 Juni 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Neuman, Scott (2011-02-11). "Nation Exults: 'This Is A New Egypt!'". NPR (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-03.

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Hussein el-Shafei
Wakil Presiden Mesir
1975–1981
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Omar Suleiman
Didahului oleh:
Anwar Sadat
Perdana Menteri Mesir
1981–1982
Diteruskan oleh:
Ahmad Fuad Mohieddin
Didahului oleh:
Sufi Abu Taleb
sebagai Pejabat Sementara
Presiden Mesir
1981–2011
Diteruskan oleh:
Mohamed Hussein Tantawi
sebagai Ketua Dewan Agung Angkatan Bersenjata
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Moussa Traoré
Ketua Organisasi Kesatuan Afrika
1989–1990
Diteruskan oleh:
Yoweri Museveni
Didahului oleh:
Abdou Diouf
Ketua Organisasi Kesatuan Afrika
1993–1994
Diteruskan oleh:
Zine El Abidine Ben Ali
Didahului oleh:
Raúl Castro
Sekretaris Jenderal Gerakan Non-Blok
2009–sekarang
Petahana
Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Anwar Sadat
Ketua Partai Nasional Demokratik
1982–2011
Diteruskan oleh:
Ahmed Shafik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan