Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023) |
| Bagian dari seri tentang |
| Muhammad |
|---|
|
Karier |
|
Pandangan dan Perspektif
|
|
Pujian |
Historisitas Muhammad merupakan studi mengenai Muhammad sebagai tokoh sejarah, dan penelaahan kritis terhadap catatan-catatan tradisional.
Al-Qur'an merupakan sumber informasi paling awal tentang kehidupan Muhammad, yang sedikit menjelaskan informasi pribadi; tidak cukup untuk membuktikan historisitasnya.[1][2] Sīra (biografi kenabian) dan hadits (perkataan Muhammad), sering dijadikan referensi oleh para penulis Era Muslim dari abad ketiga hingga keempat (antara 800-1000 M),[3][4] yang memberikan cukup informasi mengenai Muhammad, tetapi kredibilitasnya dipertanyakan oleh kalangan akademisi. Sejumlah kecil sumber non-Muslim kontemporer dan semi-kontemporer membuktikan keberadaan Muhammad, yang berguna demi keperluan perbandingan dengan sumber-sumber Muslim.[2]
Kutipan
Referensi
- ↑ Encyclopaedia of Islam, Muhammad
- 1 2 Nigosian 2004, hlm. 6. sfn error: tanpa target: CITEREFNigosian2004 (bantuan)
- ↑ Donner 1998, hlm. 125. sfn error: tanpa target: CITEREFDonner1998 (bantuan)
- ↑ William Montgomery Watt, Muhammad in Mecca, 1953, Oxford University Press, p.xi