Kamis, 15 Oktober 2026
21:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Hirudo

Hirudo

Bagikan:
Untuk the taxonomic genus incorporating birds such as robins, lihat Hirundo.
Hirudo
250px-Leech-china.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Annelida
Klad: Pleistoannelida
Klad: Sedentaria
Kelas: Clitellata
Subkelas: Hirudinea
Ordo: Arhynchobdellida
Famili: Hirudinidae
Genus: Hirudo
Linnaeus, 1758
Artikel takson sembarang

Hirudo adalah genus dari lintah-lintahan yang termaduk suku Hirudinidae. Telah dideskripsikan oleh Linnaeus pada tahun 1758.[1]

Dua spesies yang paling diterima dari genus ini yaitu:[2]

Beberapa spesies lain yang disinonimkan dengan H. medicinalis, yang telah dijelaskan pada tahun 2005 dan kemungkinan akan diterima yaitu:[2][3][4]

Deskripsi

Spesies ini biasanya adalah mencari mangsa makhluk hidup lain. Mereka memiliki rahang yang biasanya terdiri dari sekitar 60 gigi dan tidak memiliki papila.[5]

Penyebaran

Hirudo medicinalis: Inggris dan Norwegia selatan sampai ke Ural selatan, mungkin sampai ke Pegunungan Altai (zona gugur pohon arboreal) [6]
Hirudo verbana: Swiss dan Italia ke Turki dan Uzbekistan (zona stepa Mediterania dan sub-boreal)[6]
Hirudo orientalis: Negara-negara transkaukasia, Iran, dan Asia Tengah (daerah pegunungan di zona eremial sub-boreal)[6]
Hirudo sulukii: Danau Kara dari Adiyaman, Danau Sülüklü di Gaziantep dan lahan basah Segirkan Batman di Turki[4]
Hirudo troctina: Afrika Barat Laut dan Spanyol (zona Mediterania)[6]
Hirudo nipponia: Asia Timur, termasuk distrik Timur Jauh di Rusia, Jepang, Korea, Cina, Mongolia, Kepulauan Ryukyu dan Taiwan[7]

H. verbana selanjutnya dibagi menjadi kelompok-kelompok filogeni timur dan barat yang tidak tumpang tindih.[8]

Manfaat medis

Sementara ini H. medicinalis telah lama digunakan dalam hirudoterapi, dan disetujui oleh FDA di Amerika Serikat sebagai perangkat medis, sebuah studi 2007 yang menggunakan analisis genetik menemukan bahwa spesies yang digunakan yaitu H. medicinalis, mungkin selama beberapa dekade yang kemudian baru dibedakan spesiesnya dari H. verbana.[9]

Status konservasi

Sebuah studi data 2010 mengumpulkan empat spesies mengusulkan status IUCN hampir terancam yaitu H. medicinalis, H. verbana, dan H. orientalis, dan untuk H. troctina.[6]

Referensi

  1. ↑ "ITIS standard report: Hirudo (Linnaeus, 1758)". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 21 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Trontelj, P; Utevsky, SY (2005). "Celebrity with a neglected taxonomy: molecular systematics of the medicinal leech (genus Hirudo)". Mol Phylogenet Evol. 34 (3): 616–624. doi:10.1016/j.ympev.2004.10.012. PMID 15683933.
  3. ↑ DeSalle, R.; Egan, M. G.; Siddall, M. (2005). "The unholy trinity: taxonomy, species delimitation and DNA barcoding". Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences. 360 (1462): 1905–1916. doi:10.1098/rstb.2005.1722. ISSN 0962-8436. PMC 1609226. PMID 16214748.
  4. 1 2 Saglam, N.; Saunders, R.; Lang, S. A.; Shain, D. H. (2016). "A new species of Hirudo (Annelida: Hirudinidae): historical biogeography of Eurasian medicinal leeches". BMC Zoology. 1 (1): 1–12. doi:10.1186/s40850-016-0002-x. ISSN 2056-3132.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  5. ↑ Orevi, Miriam; Eldor, Amiram; Giguzin, Ida; Rigbi, Meir (2000-01-01). "Jaw anatomy of the blood-sucking leeches, Hirudinea Limnatis nilotica and Hirudo medicinalis, and its relationship to their feeding habits". Journal of Zoology (dalam bahasa Inggris). 250 (1): 121–127. doi:10.1111/j.1469-7998.2000.tb00583.x. ISSN 1469-7998.
  6. 1 2 3 4 5 Utevsky, Serge; Zagmajster, Maja; Atemasov, Andrei; Zinenko, Oleksandr; Utevska, Olga; Utevsky, Andrei; Trontelj, Peter (2010). "Distribution and status of medicinal leeches (genus Hirudo) in the Western Palaearctic: anthropogenic, ecological, or historical effects?". Aquatic Conservation: Marine and Freshwater Ecosystems. 20 (2): 198–210. doi:10.1002/aqc.1071. ISSN 1052-7613.
  7. ↑ "Hirudo nipponia–Clitellates". BiotaTaiwanica Citellates. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-17. Diakses tanggal 17 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Trontelj, Peter; Utevsky, Serge Y. (2012). "Phylogeny and phylogeography of medicinal leeches (genus Hirudo): Fast dispersal and shallow genetic structure". Molecular Phylogenetics and Evolution. 63 (2): 475–485. doi:10.1016/j.ympev.2012.01.022. ISSN 1055-7903. PMID 22342869.
  9. ↑ Siddall, ME; Trontelj, P; Utevsky, SY; Nkamany, M; Macdonald, KS (2007). "Diverse molecular data demonstrate that commercially available medicinal leeches are not Hirudo medicinalis". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 274 (1617): 1481–1487. doi:10.1098/rspb.2007.0248. PMC 2176162. PMID 17426015.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan