Minggu, 18 Oktober 2026
22:29 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Hidrokuinon

Hidrokuinon

senyawa kimia

Bagikan:
Hidrokuinon
Hydroquinone
250px-Trans-hydroquinone-from-xtal-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Hydroquinone_crystal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
Benzena-1,4-diol[1]
Nama lain
Idrokinona
Kuinol
1,4-Dihidroksibenzena
1,4-Hidroksi benzena
Penanda
Model 3D (JSmol)
Referensi Beilstein 605970
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Referensi Gmelin 2742
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
Nomor UN 3077, 2662
  • InChI=1S/C6H6O2/c7-5-1-2-6(8)4-3-5/h1-4,7-8H checkY
    Key: QIGBRXMKCJKVMJ-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/C6H6O2/c7-5-1-2-6(8)4-3-5/h1-4,7-8H
    Key: QIGBRXMKCJKVMJ-UHFFFAOYAX
  • c1cc(ccc1O)O
Sifat
C6H6O2
Massa molar 110,11 g·mol−1
Penampilan Padatan putih
Densitas 1,3 g cm−3, solid
Titik lebur 172 °C (342 °F; 445 K)
Titik didih 287 °C (549 °F; 560 K)
5,9 g/100 mL (15 °C)
Tekanan uap 10−5 mmHg (20 °C)[2]
Keasaman (pKa) 9,9[3]
−64,63×10−6 cm3/mol
Struktur
1,4±0,1 D[4]
Farmakologi
Kode ATC D11AX11
Bahaya
Berbahaya (Xn)
Carc. Cat. 3
Muta. Cat. 3
Berbahaya bagi
lingkungan (N)
Frasa-R R22 R40 R41 R43 R50 R68
Frasa-S S2 S26 S36/37/39 S61
Titik nyala 165 °C (329 °F; 438 K)
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
490 mg/kg (oral, pada mamalia)
245 mg/kg (oral, pada mencit)
200 mg/kg (oral, pada kelinci)
320 mg/kg (oral, pada tikus)
550 mg/kg (oral, pada marmut)
200 mg/kg (oral, pada anjing)
70 mg/kg (oral, pada kucing)[5]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 2 mg/m3[2]
REL (yang direkomendasikan)
C 2 mg/m3 [15-menit][2]
IDLH (langsung berbahaya)
50 mg/m3[2]
Senyawa terkait
Related benzenadiol
Pirokatekol
Resorsinol
Senyawa terkait
1,4-benzokuinona
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Hidrokuinon adalah senyawa organik aromatik yang merupakan jenis fenol, turunan dari benzena, memiliki rumus kimia C6H4(OH)2. Senyawa ini memiliki dua gugus hidroksil yang terikat pada cincin benzena dalam posisi para. Hidrokuinon adalah padatan granular putih.

Turunan tersubstitusi dari senyawa induk ini disebut juga dengan hidrokuinon. Nama "hidrokuinon" diciptakan oleh Friedrich Wöhler pada tahun 1843.

Kegunaan

Hidrokuinon digunakan untuk beragam hal yang utamanya berhubungan dengan aksinya sebagai agen pereduksi yang larut dalam air. Senyawa ini ialah komponen mayor sebagian besar pengembang fotografi hitam-putih untuk film dan kertas; bersama senyawa metol, hidrokuinon mereduksi perak halida menjadi unsur perak.

Hidrokuinon memiliki berbagai kegunaan lain yang berhubungan dengan kekuatannya sebagai reduktor. Sebagai inihibitor polimerisasi karena sifatnya sebagai antioksidan, hidrokuinon mencegah polimerisasi asam akrilat, metil metakrilat, sianoakrilat, dan monomer lain yang mudah terpolimerisasi dengan inisiasi radikal. Karena perannya sebagai scavenger radikal bebas, hidrokuinon berfungsi memperpanjang masa simpan resin yang sensitif terhadap cahaya seperti polimer prakeramik.

Hidrokuinon dapat melepaskan satu kation hidrogen dari masing-masing gugus hidroksilnya sehingga membentuk ion difenolat. Garam dinatrium difenolat hidrokuinon ini digunakan sebagai unit komonomer dalam produksi polimer PEEK.

Depigmentasi kulit

HIdrokuinon digunakan untuk memutihkan kulit dengan rute topikal, sebagai bahan aktif tunggal atau dalam kombinasi dengan bahan topikal lain. Hidrokuinon adalah penanganan paling efektif untuk hiperpigmentasi per studi tahun 2006. Senyawa ini tidak memiliki kecenderungan seperti metol menyebabkan dermatitis. Dalam penggunaannya, hidrokuinon merupakan bahan yang hanya dapat diperoleh melalui peresepan di sejumlah negara, termasuk di negara-negara anggota Uni Eropa menurut Directives 76/768/EEC:1976.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa hidrokuinon yang dikonsumsi dengan rute per oral dapat menyebabkan okronosis eksogen, penyakit yang merusak penampilan penggunanya yang mana pigmen hitam-biru terkumpul pada kulit.

Referensi

  1. ↑ "Front Matter". Nomenclature of Organic Chemistry : IUPAC Recommendations and Preferred Names 2013 (Blue Book). Cambridge: The Royal Society of Chemistry. 2014. hlm. 691. doi:10.1039/9781849733069-FP001. ISBN 978-0-85404-182-4.
  2. 1 2 3 4 NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards. "#0338". Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH).
  3. ↑ "Hydroquinone" (PDF). OECD SIDS. UNEP Publications. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-10-20. Diakses tanggal 2021-08-14.
  4. ↑ Lander, John J.; Svirbely, John J. Lander, W. J. (1945). "The Dipole Moments of Catechol, Resorcinol and Hydroquinone". Journal of the American Chemical Society. 67 (2): 322–324. doi:10.1021/ja01218a051.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. ↑ "Hydroquinone". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan