Kamis, 08 Oktober 2026
07:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Henri Alekan

Henri Alekan

Bagikan:
250px-Gitai88.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Henri Alekan (kiri) dengan Amos Gitai

Henri Alekan (10 Februari 1909, Paris – 15 Juni 2001, Auxerre, Bourgogne) merupakan seorang sinematografer berkebangsaan Prancis.

Kehidupan

Alekan lahir di Montmartre pada tahun 1909. Pada usia 16 tahun , ia dan saudaranya menjadi pemain boneka keliling. Tak lama kemudian ia mulai bekerja sebagai asisten ketiga seorang kameraman di Studio Billancourt. Selanjutnya ia pergi untuk menjalankan tugas militernya untuk sementara waktu, dan kembali ke Billancourt pada tahun 1931.

Pada akhir tahun 1930-an ia menjadi operator kamera untuk Eugen Schüfftan di Le Quai des brumes dan Drôle de drame Marcel Carné. Ia sangat dipengaruhi oleh gaya non-naturalistik Schufftan. Sukses pertamanya sebagai seorang sinematografer adalah drama perang realistik René Clément La Bataille du rail tahun 1946. Pada tahun yang sama ia mengerjakan dongeng Jean Cocteau, La Belle et la Bête.

Ia merasa simpati dengan bioskop Prancis New wave yang muncul pada akhir 1950-an dan Alekan merekam beberapa film yang agak konvensional di Hollywood. Beberapa sutradara generasi baru menghargai gayanya yang visioner, dan ia bekerja dengan Raúl Ruiz pada O Território dan Het dak van de walvis serta dengan Wim Wenders pada Der Stand der Dinge dan Wings of Desire. Film terakhirnya dibuat dengan sutradara Israel Amos Gitai.[1]

Ia menulis salah satu buku terbaik tentang sinematografi Des lumières et des ombres (1984, Éditions du Collectionneur).

Kematian

Alekan meninggal karena leukemia 15 Juni 2001 di Auxerre, Bourgogne, pada usia 92 tahun. [2] Ia dimakamkan di Pemakaman Montparnasse, Paris.

Filmografi

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Ronald Bergen (19 Juni 2001). "Henri Alekan". The Guardian. London, UK. Diakses tanggal 25 Juni 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Henri Alekan rejoint la lumière". Libération. 16 Juni 2001.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Penghargaan untuk Henri Alekan
1976–1999
2000–2019
1967–1979
1980–1999
2000–2019
1980–99
2000–19
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan