Kamis, 08 Oktober 2026
02:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Hasanoel Bashry

ABU MUDI

Bagikan:
Abu Mudi
Lahir21 Juni 1949 (umur 77)
Pasangan menikahHj. Shalihah
Anak
  • Zahrul Fuadi Mubarrak
  • Zahrah Mahfudhah
  • Nurul A'la Rabi'ah 'Adawiyah
  • Muhammad Thaifur
  • Muhammad Abrar Azizi
  • Abdul Muhaimin

Tgk. H. Hasanoel Bashry, dikenal sebagai Abu Mudi (lahir 21 Juni 1949) yang bertepatan dengan tanggal 26 Sya'ban 1368 H. Ia adalah putra tertua dari dua bersaudara dari pasangan Tgk. H. Gadeng bin Bulang dan Ummi Manawiyah binti Sandang. Dengan kehidupan yang berlatar belakang agama yang tinggi serta disiplin yang ayah beliau tanamkan sejak kecil membuatnya menjadi sosok yang sangat mencintai agama serta tekun dalam mempelajarinya.

Ketika berusia 5 tahun seperti umumnya anak-anak pada masa itu, ia mengikuti pendidikan dasar di Sekolah Rakyat swasta di Krueng Geukueh selama 7 tahun, sebelum kemudian sempat menempuh pendidikan PGAP (Pendidikan Guru Agama Pertama) selama 2 tahun dari standar prgogram pendidikan empat tahun.[1]

Pada tahun 1964 setelah sempat mengenyam pendidikan di PGAP (setingkat SMP sekarang) selama dua tahun, ia memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan pendidikan umum karena melihat kualitas pendidikan yang sangat rendah pada saat itu dan atas inisiatif sendiri di usia 15 tahun ia memutuskan untuk belajar ke Dayah Mesjid Raya yang sudah cukup dikenal masyarakat pada waktu itu.

Setelah lebih dari 10 tahun mengenyam pendidikan di Dayah MUDI, pada usia ke-28 tahun ia menikahi putri sulung Abon Aziz yang merupakan pimpinan Dayah MUDI yang bernama Ummi Shalihah dan dikarunia tujuh orang anak, yaitu:

  1. Zahrul Fuadi Mubarrak (1979)
  2. Su'aidah (1980) (meninggal saat bayi)
  3. Zahrah Mahfudhah (1984)
  4. Nurul A'la Rabi'ah 'Adawiyah (1985)
  5. Muhammad Thaifur (1988)
  6. Muhammad Abrar Azizi (1989)
  7. Abdul Muhaimin (1991)

Jabatan

Berdasarkan hasil rapat para alumni pada hari seuneujoh meninggalnya Abon Abdul Aziz pada tahun 1989,[2] Abu Mudi dipercayakan untuk memegang tampuk kepemimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga hingga sekarang. Abu Mudi berperan penting dalam transformasi MUDI MESRA dari bagian jam'iyyah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) ke jam'iyyah Nahdlatul Ulama (NU). Pemimpin Dayah MUDI Mesjid Raya sebelumnya yaitu Abi Hanafiah dan Abon Aziz aktif sebagai pengurus PERTI. Abu Mudi pun awalnya merupakan kader PERTI. Namun, karena konflik internal PERTI, beliau memilih bergabung dan aktif di NU. Dalam kepemimpinan beliau, Dayah MUDI mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan jumlah santri yang mencapai 6000 orang dan gedung asrama yang sudah bertingkat lima. Juga pada masa Abu Mudi didirikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Aziziyah yang sekarang berobah menjadi Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah.[3]

Jabatan-jabatan yang pernah dipercayakan kepada Abu Mudi:

  1. Pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga (1989-sekarang)[4]
  2. Penasehat Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA)[5]
  3. Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) menggantikan Abu Panton.[6]
  4. Ketua Syuriyah Nahdhatul Ulama (NU) Kab. Bireuen
  5. Wakil Ketua Syuriyah Nahdhatul Ulama (NU) wilayah Aceh
  6. Dewan Majelis Syuyukh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh
  7. Pendiri / Pembina Tasawuf, Tauhid dan Fiqih (TASTAFI) Aceh[7]

Sumber

  1. ↑ Agency, ANTARA News. "MENGENAL ABU MUDI DARI DEKAT". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-11-27.
  2. ↑ "Profil Ulama: Siapa Abon Abdul Aziz Samalanga? | test". ujicoba000.blogspot.com. Diakses tanggal 2019-11-27.
  3. ↑ Liputan 5. "Abu MUDI Sang Al-Mujaddid Zaman Now, Pewakaf Umurnya Demi "Beut Seumeubeut"". Liputan Aceh. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-05-15. Diakses tanggal 2019-11-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  4. ↑ "MUDI Mesra Samalanga, Dayah Tua Bertabur Mutiara". 2016-07-29. Diakses tanggal 2019-11-27.
  5. ↑ Aceh, Kemenag. "Abu MUDI Isi Pengajian Tastafi di Malaya" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-12. Diakses tanggal 2019-11-27.
  6. ↑ Aceh, Kemenag. "Ketua HUDA Resmikan Pengajian Tastafi di Malaysia" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-12. Diakses tanggal 2019-11-27.
  7. ↑ "Ini Nama Pengurus Tastafi Aceh Periode 2018-2023 - PORTALSATU.com". portalsatu.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-11-27. Diakses tanggal 2019-11-27.

Pranala luar

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan