Senin, 12 Oktober 2026
13:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Hakim Nuruddin

Hakim Nuruddin

khalifah pertama aliran Ahmadiyyah

Bagikan:
Khalifatul Masih I
Pemimpin orang-orang beriman
(Amir al-Mu'minin)
250px-Allama_Nur-ud-Din.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Khalifatul Masih I sekitar tahun 1899
Khalifatul Masih ke-1
Berkuasa27 Mei 1908–13 Maret 1914
PenerusMirza Bashir-ud-Din Mahmood Ahmad
Lahir1841
Bhera, Kemaharajaan Britania
Meninggal13 Maret 1914 (Age: 73)
Qadian, Kemaharajaan Britania
Pemakaman
Bahishti Maqbara
Qadian, Kemaharajaan Britania
AyahHaafiz Ghulam Rasool[1]
IbuNoor Bakht
Istri
  • Fatima Sahiba
    Sughra Begum
Nama lengkap
Al-Hajj Maulana Hafiz Hakim Nur-ud-Din
Tanda tanganKhalifatul Masih I
Bagian dari seri mengenai
Ahmadiyah
250px-Liwa-e-Ahmadiyya_1-2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Maulana Al-Hajj. Hakim Nur-ud-Din (lahir 1841 di Bhera/Punjab, wafat 13 Maret 1914 di Qadian) adalah Khalifatul Masih I, pemimpin dari Jamaah Muslim Ahmadiyah.[2] Dia terpilih untuk jabatan ini pada tanggal 27 Mei 1908, satu hari setelah kewafatan pendiri Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad.[3] Maulana Hakim Nur-ud-Din seorang tabib termasyur, penulis dan ahli ilmu agama dari komunitas Ahmadiyah.

Rujukan

  1. ↑ Hakeem Noor-ud-Deen (Khalifatul Masih I): The Way of the Righteous, Page 1
  2. ↑ Buku "Bukan Sekadar Hitam Putih", Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine halaman 3
  3. ↑ Buku "Bukan Sekadar Hitam Putih", Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine halaman 224 - 225

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan