Minggu, 27 September 2026
06:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Hachiman

Hachiman

250px-Usa_Shrine_%28Nanch%C5%ABr%C5%8Dmon%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil Usa di Prefektur Oita, didedikasikan untuk Hachiman.

Hachiman (八幡神, Hachiman-jin/Yahata no kami) adalah dewa panahan dan peperangan menurut mitologi Shinto dan cerita rakyat Jepang.[1][2][3]

Sejak zaman dahulu Hachiman dipuja oleh para petani sebagai dewa pertanian, dan oleh para nelayan yang berharap ia akan mengisi jala mereka dengan banyak ikan. Dalam agama Shinto, ia dikenal sebagai Kaisar Ojin, putra dari Permaisuri Jingū, dari abad ketiga hingga keempat Masehi. Namun, setelah kedatangan agama Buddha di Jepang, Hachiman mengalami sinkretisasi, sebuah harmonisasi antara agama Shinto (asli Jepang) dengan agama Buddha.[4] Dalam panteon Buddhis pada abad ke-8 Masehi, ia dipuja sebagai bodhisatwa yang disebut Hachiman Daibosatsu.[5]

Selama periode abad pertengahan Jepang, pemujaan Hachiman tersebar di seluruh Jepang tidak hanya di kalangan samurai, tetapi juga kaum tani. Terdapat lebih dari 30.000 kuil di Jepang yang didedikasikan untuk Hachiman. Maka, kuil Hachiman termasuk salah satu jenis kuil paling banyak di Jepang, setelah kuil Inari yang menduduki peringkat pertama. Kuil Usa di Usa, Prefektur Oita adalah kuil induk dari semua tempat-tempat suci tersebut dan bersama-sama dengan Iwashimizu Hachiman-gu, Hakozaki-gu, dan Tsurugaoka Hachiman-gu, terkenal sebagai kuil-kuil utama di antara semua kuil yang didedikasikan untuk Hachiman.

Referensi

  1. ↑ Kanda, Christine Guth (1985). "Shinzō: Hachiman imagery and its development" (Dokumen){{cite document}}: Kutipan document memerlukan |publisher=; Parameter tidak dikenal |url= diabaikanPemeliharaan CS1: Postscript (link).
  2. ↑ Law, Jane Marie. "Violence, Ritual Reenactment, and Ideology: The "Hōjō-e" (Rite for Release of Sentient Beings) of the USA Hachiman Shrine in Japan" (Dokumen){{cite document}}: Kutipan document memerlukan |publisher=Pemeliharaan CS1: Postscript (link)
  3. ↑ "Hachiman & Hachimangū Shrines". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-06. Diakses tanggal 2018-04-16. It was only later, sometime in the 9th century, that the deity became associated with Emperor Ōjin, and later still that Hachiman became worshipped as the god of archery and war, ultimately becoming the tutelary deity of the Minamoto clan and its famed warrior Minamoto Yoritomo 源頼朝 (1147–99), founder of the Kamakura shogunate
  4. ↑ Scheid, Bernhard. "Hachiman Shreine" (dalam bahasa German). University of Vienna. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2007-11-01. Diakses tanggal 17 Agustus 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Bender, Ross (1979). "The Hachiman Cult and the Dōkyō Incident". Monumenta Nipponica. 34 (2): 125–53. doi:10.2307/2384320. JSTOR 2384320.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan