Rabu, 30 September 2026
16:26 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Gradualisme filetik

Gradualisme filetik

Bagikan:
330px-Punctuated-equilibrium.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gradualisme filetik dibandingkan dengan keseimbangan bersela (bawah).

Gradualisme filetik adalah model evolusi yang menjelaskan bahwa sebagian besar spesiasi bersifat lambat, seragam, dan berangsur-angsur.[1] Seluruh spesies secara perlahan mengalami perubahan menjadi spesies yang baru. Dalam sudut pandang ini, tidak ada garis batas yang jelas antara spesies nenek moyang dengan spesies baru.

Gradualisme filetik sering kali dianggap berlawanan dengan teori keseimbangan bersela, yang menyatakan bahwa sebagian besar sejarah suatu spesies berada dalam keadaan stasis atau ketiadaan perubahan, dan evolusi terjadi jarang dan cepat.

Catatan kaki

  1. ↑ Eldredge, N. and S. J. Gould (1972). "Punctuated equilibria: an alternative to phyletic gradualism" Diarsipkan 2017-06-12 di Wayback Machine. In T.J.M. Schopf, ed., Models in Paleobiology. San Francisco: Freeman Cooper. p. 84.

Pranala luar

Topik dasar tentang biologi evolusioner
Proses-proses dari evolusi
Mekanisme genetika populasi
Konsep biologi perkembangan evolusioner (Evo-devo)
Evolusi struktur sosial
dan proses psikologis
Evolusi organ
dan proses biologis
Evolusi Taksa
Mode-mode spesiasi
Sejarah pemikiran evolusioner
Subbidang lain


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan