Selasa, 22 September 2026
06:26 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Ghazan

Ghazan

Untuk desa di Iran, lihat Ghazan, Iran.
Ghazan yang Agung
Khan
pādishāh-i Īrān wa Islām (Persia)[1]
250px-GhazanConversionToIslam.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ghazan (tengah) terlahir sebagai seorang Kristen, yang belajar Buddha dan menjadi seorang Buddhis, dan beralih keyakinan ke Islam sebagai bagian dari perjanjian militer saat naik takhta.
Berkuasa1295– 11 Mei 1304
PendahuluBaydu
PenerusÖljeitü
Lahir5 November 1271
Meninggal11 Mei 1304(1304-05-11) (umur 32)
AyahArghun
IbuQuthluq Khatun
PermaisuriKököchin
Nama lengkap
Mahmud Ghazan
AgamaIslam, sebelumnya Buddhisme, Awalnya Lahir dan besar dari keluarga Nasrani .

Mahmud Ghazan (1271– 11 Mei 1304) (bahasa Mongol:Газан хаан, kadang-kadang disebut sebagai Casanus oleh orang Barat[2]) adalah penguasa ketujuh divisi Ilkhanat Kekaisaran Mongol di Iran saat ini dari tahun 1295 sampai 1304. Dia adalah putra Arghun dan Quthluq Khatun, melanjutkan deretan panjang para penguasa yang merupakan keturunan langsung Jenghis Khan. Dianggap sebagai yang paling menonjol dari para tokoh Ilkhan, dia terkenal karena secara politis melakukan pengalihan agama ke Islam pada tahun 1295 ketika naik takhta, menandai titik balik bagi agama dominan orang-orang Mongol di Asia Barat (Iran, Irak, Anatolia, dan Trans-Kaukasia). Istri utamanya adalah Kököchin, seorang putri Mongol (awalnya bertunangan dengan ayah Ghazan, Arghun sebelum kematiannya) yang dikirim oleh Khagan-nya, Kublai Khan.

Konflik militer selama masa pemerintahan Ghazan termasuk perang dengan Mamluk Mesir untuk menguasai Suriah, dan pertempuran dengan Kekhanan Chagatai Turko-Mongol. Ghazan juga berusaha keras menjalin kontak diplomatik dengan Eropa, melanjutkan upaya para pendahulunya yang gagal dalam membentuk persekutuan Franka-Mongol. Sebagai seorang pria dengan budaya tinggi, Ghazan menguasai berbagai bahasa, memiliki banyak hobi, dan mereformasi banyak elemen Ilkhanat, terutama dalam hal standardisasi mata uang dan kebijakan fiskal.

Genealogi

Catatan

  1. Fragner, Bert G. (2013). "Ilkhanid rule and its contributions to Iranian political culture". Dalam Komaroff, Linda (ed.). Beyond the legacy of Genghis Khan. Leiden: Martinus Nijhoff Brill. hlm. 73. ISBN 978-90-474-1857-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 6 April 2017. When Ghazan Khan embraced Islam and proclaimed himself "pādishāh-i Īrān wa Islām" at the end of the thirteenth century (...){{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Schein, p. 806

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ghazan.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Baydu
Ilkhanat
1295–1304
Diteruskan oleh:
Öljaitü
Kekaisaran Mongol (1206–1368)
Terminologi
Gelar
  • Politik
  • Militer
  • Politik
  • Organisasi
  • Kehidupan
Topik
Kekhanan
Kota-kota utama
  • Kampanye
  • Pertempuran
Asia
Tengah
Timur
Tenggara
Selatan
Eropa
Timur Tengah
Perang saudara
Tokoh
Khan Agung
Khan
Militer
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan