Minggu, 08 November 2026
07:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Ghazan

Ghazan

Bagikan:
Untuk desa di Iran, lihat Ghazan, Iran.
Ghazan yang Agung
Khan
pādishāh-i Īrān wa Islām (Persia)[1]
250px-GhazanConversionToIslam.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ghazan (tengah) terlahir sebagai seorang Kristen, yang belajar Buddha dan menjadi seorang Buddhis, dan beralih keyakinan ke Islam sebagai bagian dari perjanjian militer saat naik takhta.
Berkuasa1295– 11 Mei 1304
PendahuluBaydu
PenerusÖljeitü
Lahir5 November 1271
Meninggal11 Mei 1304(1304-05-11) (umur 32)
AyahArghun
IbuQuthluq Khatun
PermaisuriKököchin
Nama lengkap
Mahmud Ghazan
AgamaIslam, sebelumnya Buddhisme, Awalnya Lahir dan besar dari keluarga Nasrani .

Mahmud Ghazan (1271– 11 Mei 1304) (bahasa Mongol:Газан хаан, kadang-kadang disebut sebagai Casanus oleh orang Barat[2]) adalah penguasa ketujuh divisi Ilkhanat Kekaisaran Mongol di Iran saat ini dari tahun 1295 sampai 1304. Dia adalah putra Arghun dan Quthluq Khatun, melanjutkan deretan panjang para penguasa yang merupakan keturunan langsung Jenghis Khan. Dianggap sebagai yang paling menonjol dari para tokoh Ilkhan, dia terkenal karena secara politis melakukan pengalihan agama ke Islam pada tahun 1295 ketika naik takhta, menandai titik balik bagi agama dominan orang-orang Mongol di Asia Barat (Iran, Irak, Anatolia, dan Trans-Kaukasia). Istri utamanya adalah Kököchin, seorang putri Mongol (awalnya bertunangan dengan ayah Ghazan, Arghun sebelum kematiannya) yang dikirim oleh Khagan-nya, Kublai Khan.

Konflik militer selama masa pemerintahan Ghazan termasuk perang dengan Mamluk Mesir untuk menguasai Suriah, dan pertempuran dengan Kekhanan Chagatai Turko-Mongol. Ghazan juga berusaha keras menjalin kontak diplomatik dengan Eropa, melanjutkan upaya para pendahulunya yang gagal dalam membentuk persekutuan Franka-Mongol. Sebagai seorang pria dengan budaya tinggi, Ghazan menguasai berbagai bahasa, memiliki banyak hobi, dan mereformasi banyak elemen Ilkhanat, terutama dalam hal standardisasi mata uang dan kebijakan fiskal.

Genealogi

Catatan

  1. ↑ Fragner, Bert G. (2013). "Ilkhanid rule and its contributions to Iranian political culture". Dalam Komaroff, Linda (ed.). Beyond the legacy of Genghis Khan. Leiden: Martinus Nijhoff Brill. hlm. 73. ISBN 978-90-474-1857-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 6 April 2017. When Ghazan Khan embraced Islam and proclaimed himself "pādishāh-i Īrān wa Islām" at the end of the thirteenth century (...){{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Schein, p. 806

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ghazan.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Baydu
Ilkhanat
1295–1304
Diteruskan oleh:
Öljaitü
Kekaisaran Mongol (1206–1368)
Terminologi
Gelar
  • Politik
  • Militer
  • Politik
  • Organisasi
  • Kehidupan
Topik
Kekhanan
Kota-kota utama
  • Kampanye
  • Pertempuran
Asia
Tengah
Timur
Tenggara
Selatan
Eropa
Timur Tengah
Perang saudara
Tokoh
Khan Agung
Khan
Militer
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan