Senin, 26 Oktober 2026
19:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Bayan dari Baarin

Bagikan:

Bayan dari Baarin (1236–11 Januari 1295), juga dikenal dengan nama "Bayan chingsang" (Mongolia: Баян, Hanzi:伯顔丞相; Pinyin:Bàyán chéngxiàng) atau, bagi Marco Polo, "Bayan Seratus Mata" (kemungkinan berasal dari kesalahpahaman atas Hanzi:百眼; Pinyin:Bǎiyǎn),[1] adalah seorang jenderal Mongol. Ia memimpin angkatan bersenjata Kublai Khan melawan Dinasti Song (960–1279) di Tiongkok, yang menyebabkan jatuhnya Dinasti Song.

Secara harfiah, "Bayan" berarti "kaya" dalam bahasa Mongolia.

Catatan kaki

  1. ↑ Cleaves, 187

Referensi

Kekaisaran Mongol (1206–1368)
Terminologi
Gelar
  • Politik
  • Militer
  • Politik
  • Organisasi
  • Kehidupan
Topik
Kekhanan
Kota-kota utama
  • Kampanye
  • Pertempuran
Asia
Tengah
Timur
Tenggara
Selatan
Eropa
Timur Tengah
Perang saudara
Tokoh
Khan Agung
Khan
Militer


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan