Minggu, 04 Oktober 2026
05:53 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
George Holyoake

George Holyoake

Bagikan:
George Holyoake
Holyoake2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir(1817-04-13)13 April 1817
Meninggal27 Januari 1906(1906-01-27) (umur 88)
PekerjaanSekularis

George Jacob Holyoake (13 April 1817 – 22 Januari 1906), adalah seorang sekularis Britania Raya. Ia mencetuskan istilah "sekularisme" pada tahun 1851[1] dan istilah "jingoisme" pada tahun 1878.[2]

Holyoake tidak percaya akan Tuhan, namun pada akhirnya menganggap "ateisme" sebagai kata yang negatif, sehingga lebih menyukai istilah "sekularisme". Ia kemudian menggunakan kata "agnostik" ketika kata tersebut muncul.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Holyoake, G.J. (1896). Origin and Nature of Secularism, London: Watts & Co., hal.50.
  2. ↑ Feldman, Noah (2005). Divided by God. Farrar, Straus and Giroux, hal. 113
  3. ↑ "Holyoake eventually came to adopt Huxley's label "agnostic"" (Berman 1990, hal.213); "The later Holyoake felt that the new label "agnosticism" more exactly suited his atheological position." (Berman 1990, hal.222)

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisumber memiliki karya asli dari atau mengenai:


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan