
Galvanometer Balistik adalah galvanometer untuk mengukur desakan arus listrik atau tegangan listrik yang berlaku dalam waktu singkat.[1] Untuk itu massa dari kumparan bergerak harus cukup besar dibanding dengan singkatnya desakan arus.[1] Muatan listrik dalam sebuah kapasitor dapat diukur dengan melepaskan muatan itu melalui galvanometer.[1] Perkiraan dari kumparan bergerak berbanding lurus dengan integral waktu dari arus, jadi berbanding lurus dengan muatan listrik.[1]
Galvanometer Balistik dapat digunakan untuk mengukur fluks magnetik, di mana galvanometer ini bekerja menggunakan prinsip d’ Arsonval dan dirancang khusus untuk pemakaian selama 20 – 30 sekon dengan kepekaan tinggi.[2] Pada pengukuran balistik ini, kumparan menerima suatu impuls arus sesaat, mengakibatkan kumparan berayun ke satu sisi dan kemudian kembali berhenti dalam gerakan berosilasi.[2] Jika impuls arus berlangsung singkat, maka defleksi mula-mula dari posisi berhenti berbanding lurus dengan kuantitas pengosongan muatan listrik melalui kumparan.[2] Nilai relatif impuls arus yang diukur dalam defleksi sudut mula-mula dari kumparan adalah:
Q
=
K
.
d
{\displaystyle Q=K.d\ }
Q
{\displaystyle Q}
adalah muatan listrik (Coloumb).[2]
K
{\displaystyle K}
adalah kepekaan Galvanometer (Coloumb).[2]
d
{\displaystyle d}
adalah defleksi sudut kumparan (radian).[2]
Referensi
- 1 2 3 4 Van Hoeve. "Ensiklopedia Indonesia (7 jilid)". Ichtiar Baru.
{{cite web}}:|url=tidak ada atau kosong; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong:|1=; Parameter tidak dikenal|coauthors=diabaikan (|author=disarankan) - 1 2 3 4 5 6 "Tugas Pengukuran Listirk Galvanometer". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-02-08. Diakses tanggal 2014-06-24.
{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong:|4=