Rabu, 21 Oktober 2026
23:19 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Frekuensi radio

Frekuensi radio

frekuensi elektromagnetik dari 3 kHz hingga 300 GHz

Bagikan:
250px-Amfm3-en-de.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Per

Frekuensi radio (bahasa Inggris:Radio frequency; RF) adalah tingkat osilasi dari arus atau tegangan listrik bolak-balik; atau dari medan magnet, listrik, atau elektromagnetik; atau dari sistem mekanis dalam rentang frekuensi dari kira-kira 20 kHz hingga kira-kira 300 GHz. Frekuensi radio mengacu kepada spektrum elektromagnetik di mana gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan oleh pemberian arus bolak-balik ke sebuah antena.

Tabel frekuensi radio

Frekuensi radio terbagi menjadi spektrum-spektrum atau pita-pita dengan nama konvensional yang diatur oleh Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU):

FrekuensiPanjang gelombangNama bandSingkatan[1]
3 – 30 Hz104 – 105 kmFrekuensi amat rendahELF
30 – 300 Hz103 – 104 kmFrekuensi super rendahSLF
300 – 3000 Hz100 – 103 kmFrekuensi ultra rendahULF
3 – 30 kHz10 – 100 kmFrekuensi sangat rendahVLF
30 – 300 kHz1 – 10 kmFrekuensi rendahLF
300 kHz – 3 MHz100 m – 1 kmFrekuensi sedangMF
3 – 30 MHz10 – 100 mFrekuensi tinggiHF
30 – 300 MHz1 – 10 mFrekuensi sangat tinggiVHF
300 MHz – 3 GHz10 cm – 1 mFrekuensi ultra tinggiUHF
3 – 30 GHz1 – 10 cmFrekuensi super tinggiSHF
30 – 300 GHz1 mm – 1 cmFrekuensi amat tinggiEHF
300 GHz - 3000 GHz0.1 mm - 1 mmFrekuensi luar biasa tinggiTHF
500px-Atmospheric_electromagnetic_transmittance_or_opacity.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rancangan kasar transmitansi (atau opasitas) atmosfer Bumi ke berbagai panjang gelombang radiasi elektromagnetik, termasuk gelombang radio.

Catatan: di atas 300 GHz, penyerapan radiasi elektromagnetik oleh atmosfer bumi begitu besar sehingga atmosfer secara efektif menjadi "opak" ke frekuensi lebih tinggi dari radiasi elektromagnetik, sampai atmosfer menjadi transparan lagi pada yang disebut jangka frekuensi infrared dan jendela optikal.

Band ELF, SLF, ULF, dan VLF bertumpuk dengan spektrum AF, sekitar 20–20,000 Hz. Namun, suara disalurkan oleh kompresi atmosferik dan pengembangan, dan bukan oleh energi elektromagnetik.

Penghubung listrik didesain untuk bekerja pada frekuensi radio yang dikenal sebagai Penghubung RF. RF juga merupakan nama dari penghubung audio/video standar, yang juga disebut BNC (Bayonet Neill-Concelman).

Pita frekuensi yang memiliki nama

  • Band III - 174–245 MHz
  • Pita ISM...... frekuensi tertentu bervariasi

Gelombang mikro (IEEE US)

Pita L1 sampai 2 GHz
Pita S2 sampai 4 GHz
Pita C4 sampai 8 GHz
Pita X8 sampai 12 GHz
Pita Ku12 sampai 18 GHz
Pita K18 sampai 26 GHz
Pita Ka26 sampai 40 GHz
Pita V40 sampai 75 GHz
Pita W75 sampai 111 GHz

Referensi

  1. ↑ Jeffrey S. Beasley (2008). Modern Electronic Communication (Edisi 9th). hlm. 4–5. ISBN 978-0132251136.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)

Lihat pula

Pranala luar

Frekuensi dan Spektrum radio (ITU)

ELF
3 Hz/100 Mm
30 Hz/10 Mm

SLF
30 Hz/10 Mm
300 Hz/1 Mm

ULF
300 Hz/1 Mm
3 kHz/100 km

VLF
3 kHz/100 km
30 kHz/10 km

LF
30 kHz/10 km
300 kHz/1 km

MF
300 kHz/1 km
3 MHz/100 m

HF
3 MHz/100 m
30 MHz/10 m

VHF
30 MHz/10 m
300 MHz/1 m

UHF
300 MHz/1 m
3 GHz/100 mm

SHF
3 GHz/100 mm
30 GHz/10 mm

EHF
30 GHz/10 mm
300 GHz/1 mm

THF
300 GHz/1 mm
3 THz/0.1 mm


Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan