Kamis, 08 Oktober 2026
17:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Medan magnet

Medan magnet

distribusi spasial vektor yang memungkinkan perhitungan gaya magnet pada partikel uji

Bagikan:
Artikel ini merupakan bagain dari seri
Listrik dan Magnet
Alt text
Michael Faraday, bapak kelistrikan dunia dan sosok penting pada ilmu kemagnetan.

40px-Black_book_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Buku rujukan
250px-Elektromagnetisme.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arus mengalir melalui sepotong kawat membentuk suatu medan magnet (M) di sekeliling kawat. Medan tersebut terorientasi menurut aturan tangan kanan.
lossy-page1-250px-Hans_Christian_%C3%98rsted%2C_Der_Geist_in_der_Natur%2C_1854.tiff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hans Christian Ørsted, Der Geist in der Natur, 1854

Medan magnet atau medan semberani dalam ilmu fisika, adalah suatu medan yang dibentuk dengan menggerakkan muatan listrik (arus listrik) yang menyebabkan munculnya gaya di muatan listrik yang bergerak lainnya. (Putaran mekanika kuantum dari satu partikel membentuk medan magnet dan putaran itu dipengaruhi oleh dirinya sendiri seperti arus listrik; inilah yang menyebabkan medan magnet dari feromagnet "permanen"). Sebuah medan magnet adalah medan vektor: yaitu berhubungan dengan setiap titik dalam ruang vektor yang dapat berubah menurut waktu. Arah dari medan ini adalah seimbang dengan arah jarum kompas yang diletakkan di dalam medan tersebut. Ada dua jenis sumber magnet yang menghasilkan medan magnet yakni sumber alamiah dan sumber buatan.[1]

Medan magnet merupakan medan gaya yang berada di sekitar benda magnetik atau di sekitar benda konduktor berarus. Medan magnet dapat digambarkan dengan garis-garis gaya magnet yang selalu keluar dari kutub utara magnet dan masuk ke kutub selatan magnet. Sementara di dalam magnet, garis-garis gaya magnet memiliki arah dari kutub selatan magnet ke kutub utara magnet. Garis-garis tersebut tidak pernah saling berpotongan. Kerapatan garis-garis gaya magnet menunjukkan kekuatan medan magnet. Jika dua buah magnet dengan kutub yang berbeda didekatkan maka akan memiliki medan magnet yang besar. Sementara itu, jika dua buah magnet yang memiliki kutub sejenis didekatkan maka tidak akan terjadi garis-garis gaya magnet yang membentuk medan magnet.[2]

Sifat

Hasil kerja Maxwell telah banyak menyatukan listrik statis dengan kemagnetan, yang menghasilkan sekumpulan empat persamaan mengenai kedua medan tersebut. Namun, berdasarkan rumus Maxwell, masih terdapat dua medan yang berbeda yang menjelaskan gejala yang berbeda. Einsteinlah yang berhasil menunjukkannya dengan relativitas khusus, bahwa medan listrik dan medan magnet adalah dua aspek dari hal yang sama (tensor tingkat 2), dan seorang pengamat bisa merasakan gaya magnet di mana seorang pengamat bergerak hanya merasakan gaya elektrostatik. Jadi, dengan menggunakan relativitas khusus, gaya magnet adalah manifestasi dari gaya elektrostatik dari muatan listrik yang bergerak, dan bisa diprakirakan dari pengetahuan tentang gaya elektrostatik dan gerakan muatan tersebut (relatif terhadap seorang pengamat).

Prinsip penggunaan

Medan magnet memiliki empat jenis prinsip yang dapat menjelaskan karakteristiknya penggunaannya. Prinsip pertama bahwa suatu medan magnet hanya menghasilkan arus listrik pada bagian tubuh dari magnet. Prinsip kedua ialah medan magnet yang dapat terpengaruh oleh arus listrik dapat menghasilkan gaya. Prinsip ini digunakan pada motor listrik. Prinsip ketiga ialah tegangan listrik dapat dihasilkan pada medan magnet yang mengalami perpindahan penghantar listrik. Prinsip ini digunakan pada generator listrik. Sedangkan prinsip keempat ialah jumlah kumparan penghantar listrik menentukan lamanya waktu yang diperlukan untuk pertukaran suatu medan magnet.[3]

Medan magnet Bumi

Garis gaya medan magnet Bumi
Garis gaya medan magnet Bumi

Medan magnet bumi disebut juga dengan medan geomagnetik. Bumi merupakan magnet batang yang memiliki dua kutub yakni kutub Utara dan Selatan. Medan magnet bumi dihasilkan di inti luar fluida dengan proses dinamo. Sumber medan magnet di bumi berasal dari inti Bumi, kerak Bumi, serta pada bagian ionosfer dan magnetosfer.[4]

Hukum Biot-Savart

Hukum medan magnet Biot-Savart
Hukum medan magnet Biot-Savart

Hukum Biot-Savart mengungkapkan hubungan antara arus listrik yang mengalir pada suatu lintasan dengan medan magnet yang muncul di sekitar lintasan tersebut. Hukum Biot-Savart menjelaskan pengaruh medan magnet pada arus lintasan konduktor di ruang hampa terhadap kepadatan fluks magnet.[5]

Hukum Biot-Savart memiliki persamaan untuk menghitung medan magnet seperti berikut ini.

δ B = μ 0 4 π / δ / sin ⁡ θ r 2 {\displaystyle \delta \mathrm {B} ={\mu _{0} \over 4\pi }{/\delta /\sin \theta \over r^{2}}} {\displaystyle \delta \mathrm {B} ={\mu _{0} \over 4\pi }{/\delta /\sin \theta  \over r^{2}}}[5]

δ B {\displaystyle \delta \mathrm {B} } {\displaystyle \delta \mathrm {B} } = Induksi magnet (Wb/m2 atau Tesla)

r {\displaystyle r} {\displaystyle r} = jarak (m)

/ δ / {\displaystyle /\delta /} {\displaystyle /\delta /} = panjang elemen kawat berarus (m)

K {\displaystyle K} {\displaystyle K} = μ 0 4 π {\displaystyle {\frac {\mu _{0}}{4\pi }}} {\displaystyle {\frac {\mu _{0}}{4\pi }}} = bilangan konstanta = 10−7 Wb A−1m−1

θ {\displaystyle \theta } {\displaystyle \theta } = Sudut yang terbentuk antara arus listrik dan medan magnet

Referensi

  1. ↑ Danudwj. "Magnetic Field". Blog Staff Telkom University. Diakses tanggal 2023-08-01.
  2. ↑ Gianto, Kamajaya (2008). Fisika. Bandung: PT Grafindo Media Pratama. hlm. 154. ISBN 978-979-758-569-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Aswardi dan Yanto, D. T. P. (2019). Mesin Arus Searah. Purwokerto: CV IRDH. hlm. 8–9. ISBN 978-623-7343-12-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "An Overview of the Earth's Magnetic Field". www.geomag.bgs.ac.uk. Diakses tanggal 2021-01-28.
  5. 1 2 Beeteson, John Stuart (2001). Visualising Magnetic Fields: Numerical Equation Solvers in Action (dalam bahasa Inggris). Academic Press. hlm. 9–10. ISBN 978-0-12-084731-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan