Jumat, 30 Oktober 2026
05:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Franz Brentano

Franz Brentano

Bagikan:
Franz Brentano
250px-Franz_Brentano_in_Vienna%2C_1890.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Franz Brentano pada 1890
Lahir
Franz Clemens Honoratus Hermann Josef Brentano

(1838-01-16)16 Januari 1838
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) 17 Maret 1917(17 Maret 1917-Kesalahan ekspresi: Kata "januari" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "maret" tidak dikenal.
Pasangan menikah
  • Ida Lieben
    (m. 1880–1894; kematian Lieben)
  • Emilie Rueprecht
    (m. 1897–1917; kematian Brentano)
Pendidikan
PendidikanUniversitas Munich
Universitas Berlin
Universitas Münster
Universitas Tübingen
(PhD, 1862)
Universitas Würzburg
(Dr. phil. hab., 1866)
Franz Jakob Clemens
Pembimbing lain
Adolf Trendelenburg
Filsafat
EraFilsafat abad ke-19
WilayahFilsafat Barat
Mazhab Brentano
Aristotelianisme
Intensionalisme ("act psychology")[1]
Spikologi empiris[2]
Fenomenologi Austria[3]
Austrian realism[4][5]
InstitusiUniversitas Würzburg
(1866–1873)
Universitas Wina
(1873–1895)
Mahasiswa terkenal
Edmund Husserl, Sigmund Freud, Tomáš Masaryk, Rudolf Steiner, Alexius Meinong, Carl Stumpf, Anton Marty, Kazimierz Twardowski, Christian von Ehrenfels
Minat utama
Ontologi
Psikologi
Karier gerejawi
AgamaKristen
GerejaGereja Katolik
Ditahbiskan6 Agustus 1864
1873

Franz Clemens Honoratus Hermann Josef Brentano (/brɛnˈtɑːnoʊ/; Jerman:[bʁɛnˈtaːno]; 16 Januari 1838 – 17 Maret 1917) adalah seorang filsuf dan psikolog Jerman. Karya buatannya pada tahun 1874 yang berjudul Psychology from an Empirical Standpoint, yang dianggap sebagai magnum opus-nya, dikenal karena mengenalkan kembali konsep skolatis abad pertengahan dari intensionalitas ke dalam filsafat kontemporer.

Awalnya imam Katolik, Brentano menarik diri dari imamat pada 1873 karena definisi dogmatis dari infalibilitas kepausan dalam Pastor aeternus. Kemudian berkarya sebagai profesor non-denominasional, ajarannya memicuriset dalam serangkaain besar bidang seperti linguistik, logika, matematika, dan psikologi eksperimental melalui generasi filsuf muda yang dikenal sebagai Mazhab Brentano.

Referensi

  1. ↑ Franz Brentano – Britannica.com
  2. ↑ E. B. Titchener, "Brentano and Wundt: Empirical and Experimental Psychology", The American Journal of Psychology, 32(1) (Jan. 1921), pp. 108–120.
  3. ↑ Robin D. Rollinger, Austrian Phenomenology: Brentano, Husserl, Meinong, and Others on Mind and Object, Walter de Gruyter, 2008, p. 7.
  4. ↑ Gestalt Theory: Official Journal of the Society for Gestalt Theory and Its Applications (GTA), 22, Steinkopff, 2000, p. 94: "Attention has varied between Continental Phenomenology (late Husserl, Merleau-Ponty) and Austrian Realism (Brentano, Meinong, Benussi, early Husserl)".
  5. ↑ Robin D. Rollinger, Austrian Phenomenology: Brentano, Husserl, Meinong, and Others on Mind and Object, Walter de Gruyter, 2008, p. 114: "The fact that Brentano [in Psychology from an Empirical Standpoint] speaks of a relation of analogy between physical phenomena and real things existing outside of the mind obviously indicates that he is a realist and not an idealist or a solipsist, as he may indeed be taken to at first glance. Rather, his position is a very extreme representational realism. The things which exist outside of our sensations, he maintains, are in fact to be identified with the ones we find posited in the hypotheses of natural sciences."

Pranala luar

Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Franz Brentano.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Franz Brentano.
Tentang
120px-Aristoteles_Louvre.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gagasan
Corpus Aristotelicum
Pengikut
Topik terkait
Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan