Senin, 19 Oktober 2026
11:04 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis

Minima naturalia

Bagikan:

Minima naturalia (Bahasa Latin yang berarti "yang terkecil di alam", Bahasa Yunani-nya adalah ελάχιστον, "elachiston"), menurut teori yang diajukan Aristoteles adalah bagian terkecil dari benda-benda alam yang homogen (menurut pemikiran zaman itu, contohnya daging, tulang, kayu) yang masih memiliki sifat-sifat zat aslinya, jika benda tersebut dibagi terus menerus.

Karena Aristoteles merupakan pemikir yang sangat berpengaruh dalam ilmu alam, gagasan ini menghasilkan banyak spekulasi dan penafsiran oleh pemikir-pemikir dari Abad Kuno Akhir, Dunia Islam, Skolastisisme dan Renaisans. Spekulasi dan penafsiran ini dan merupakan jembatan dari teori atomisme Yunani kuno menuju atomisme modern yang didefinisikan secara matematika dan berdasarkan eksperimen.[1][2]

Referensi

  1. ↑ John Emery Murdoch; Christoph Herbert Lüthy; William Royall Newman (1 Januari 2001). "The Medieval and Renaissance Tradition of Minima Naturalia". Late Medieval and Early Modern Corpuscular Matter Theories. BRILL. hlm. 91–133. ISBN 90-04-11516-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Alan Chalmers (4 Juni 2009). The Scientist's Atom and the Philosopher's Stone: How Science Succeeded and Philosophy Failed to Gain Knowledge of Atoms. Springer. hlm. 75–96. ISBN 978-90-481-2362-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan