Rabu, 07 Oktober 2026
06:54 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Fonterra

Fonterra

perusahaan asal Selandia Baru

Bagikan:
Fonterra Co-operative Group Limited
250px-Grand_Hotel_2010.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisKoperasi
IndustriManufaktur, Retail
Kantor pusat
Tokoh kunci
ProdukSusu, mentega, keju, es krim
PendapatanKenaikan NZ$19,871m (2010-11)[1]
Penurunan NZ$965m (2010-11)[1]
Kenaikan NZ$771m (2010-11)[1]
Total asetNZ$15,530m (2010-11)[1]
Total ekuitasNZ$6,541m (2010-11)[1]
Jumlah karyawan
17,000[2]

Fonterra Co-operative Group Limited adalah koperasi susu multinasional Selandia Baru yang dimiliki oleh 10600 peternak Selandia Baru.[2] Perusahaan ini menguasai 30% ekspor produk susu dunia[3] dan dengan pendapatan mencapai NZ$19.87 miliar[1] menjadikannya perusahaan terbesar di Selandia Baru.

Pada tahun 2013, perusahaan ini diguncang isu mengenai keberadaan bakteri penyebab botulisme di dalam produk susunya. Namun Kementerian Industri Primer Selandia Baru telah mengumumkan hasil pengujian laboratorium yang menunjukkan kekeliruan Fonterra mengidentifikasi bakteri, yang ternyata tidak mengancam kesehatan.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Fonterra Annual Report 2010" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-12-15. Diakses tanggal 5 Februari 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Fonterra Annual Report 2012" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-07-21. Diakses tanggal 18 Desember 2012.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "NZX launches milkpowder futures". National Business Review. NZPA. 4 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-18. Diakses tanggal 30 September 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Produk Susu Selandia Baru Tidak Mengandung Bakteri Penyebab Botulisme". VOA Indonesia. 31 Agustus 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2013-11-19.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan