Minggu, 08 November 2026
13:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Fyord

Fyord

jalan masuk yang panjang dan sempit dengan sisi atau tebing yang curam, tercipta dari aktivitas glasial

Bagikan:
330px-Sognefjord%2C_Norway.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sognefjord, Norwegia merupakan sebuah fyord terbesar kedua di dunia.

Fyord[1] atau fiord,[2] adalah teluk laut yang panjang dan sempit dengan sisi atau tebing yang curam, yang terbentuk oleh gletser, yaitu tumpukan es yang sangat tebal dan berat.[3] Fyord terdapat di pesisir Antartika, Arktik, dan daratan di sekitarnya di belahan bumi utara dan selatan.[4] Garis pantai Norwegia diperkirakan sepanjang 29.000 km (18.000 mil) dengan hampir 1.200 fjord, tetapi hanya sepanjang 2.500 km (1.600 mil) tidak termasuk fjord.[5][6] Fyord bisa sangat dalam dan sangat panjang. Fyord banyak ditemukan di negara Skandinavia dan di Amerika Utara, terutama Alaska dan Kanada.[7]

Etimologi

Istilah "fyord" dalam bahasa Indonesia diserap dari kata fjord dalam bahasa Inggris (dibaca sebagai /ˈfjɔːrd,fiˈɔːrd/ simakⓘ)[8] yang berasal dari bahasa Norwegia fjord. Istilah keluk juga digunakan sebagai padanan bagi fyord, meskipun bentang alam ini hanya terdapat di belahan Bumi utara dan selatan.[9]

Lokasi

Fiord ditemukan di sepanjang pesisir:

Fiord terpanjang di dunia adalah:

  1. Scoresby Sund di Greenland, (350 km)
  2. Sognefjord di Norway (203 km)
  3. Hardangerfjord di Norway (179 km)

Teluk panjang yang meyerupai fiord di pesisir New England sering disebut sebagai "fiards".

Teluk Lim di Istria, Kroasia, sering kali disebut "Fiord Lim" meskipun sebenarnya bukan fiord yang tercipta secara glasial tetapi sebuah estuaria yang dibentuk oleh gaya erosi dari Sungai Pazinčica.

Referensi

  1. ↑ Kamus Besar Bahasa Indonesia
  2. ↑ Tjokrodikaryo, Mulyono; Murtaningsih, Tuti; Wayong, P.; Sukatijar Pr.; Bale, Djenen; Kalzum, Ummy (1979). Daftar istilah geografi asing–Indonesia Indonesia–asing. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Diakses tanggal 21 Desember 2025. fiord (fjord): Lembah terjal bekas gletser yang· digenangi air laut karena peristiwa transgresi.
  3. ↑ "What is a Fjord, and how is it formed... - Norway Today". Norway Today (dalam bahasa American English). 2016-05-08. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-25. Diakses tanggal 2017-12-30.
  4. ↑ Syvitsky, James P. M.; Burrell, David C.; Skei, Jens M. (1987). Fjords: Processes and Products. New York: Springer. hlm. 46–49. ISBN 0-387-96342-1. The NE coast, from Victoria Fjord to the Scoresby Sund fjord complex ..., has approximately 78660 major fjords, some of them the world's largest and deepest. ... The SE coast, from Scoresby Sund to Kap Farvel ..., has approximately 100 fjords.
  5. ↑ "Geografiske forhold (Geography of Norway)". Statistics Norway. Diakses tanggal 24 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Gregory, J. W. (1913). The Nature and Origin of Fiords. London: John Murray.
  7. ↑ Syvitsky, James P. M.; Burrell, David C.; Skei, Jens M. (1987). Fjords: Processes and Products. New York: Springer. hlm. 46–49. ISBN 0-387-96342-1. The NE coast, from Victoria Fjord to the Scoresby Sund fjord complex ..., has approximately 60 major fjords, some of them the world's largest and deepest. ... The SE coast, from Scoresby Sund to Kap Farvel ..., has approximately 100 fjords.
  8. ↑ "Fjord". Merriam-Webster Dictionary.
  9. ↑ Gita Mahardika Pamuji (2019), Dewi Khairiah, editor, Kamus Usaha Perjalanan Wisata, Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan
Struktural
Vulkanis
Fluvial
Glasial
Denudasional/
Erosional
Marin
Solusional/
Karst
Aeolian
Antropogenik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan