Minggu, 11 Oktober 2026
21:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Filter Chamberland

Filter Chamberland

Bagikan:
250px-Pasteur-Chamberland_filter_IMG_0020_2014.002.002.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komponen sebuah filter Pasteur—Chamberland.
250px-Schematic_diagram_of_a_Chamberland_filter.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram skematik sebuah filter Chamberland.

Filter Chamberland, juga dikenal sebagai filter Pasteur—Chamberland, adalah filter air porselen yang ditemukan oleh Charles Chamberland pada tahun 1884.[1] Filter ini dikembangkan setelah penemuan filter air keramik Henry Doulton tahun 1827. Pada prinsipnya, filter Chamberland mirip dengan filter Berkefeld pada prinsipnya.

Desain

Filter terdiri dari tabung porselen tanpa glasir yang permeabel (disebut porselen biskuit) yang berisi cincin porselen dengan enamel yang dilalui oleh pipa tempat masuknya air. Inti porselen terbuat dari pipa logam dengan lubang-lubang tempat air mengalir keluar dan dikumpulkan. Saluran masuknya air diberi tekanan sehingga filtrasi terjadi dengan paksa. Ada 13 jenis filter Chamberland: L1 hingga L13. Filter L1 memiliki ukuran pori paling kasar sedangkan L13 merupakan tipe terbaik.

Kegunaan

Filter Pasteur—Chamberland sama bermanfaatnya dengan filter keramik dan porselen lainnya. Filter ini merupakan saringan bakteri yang baik yang terutama digunakan sebagai filter air dengan volume yang besar.[2][3] Filter bekerja lebih cepat ketika air yang disuplai berada di bawah tekanan. Seperti halnya filter lain sejenis, filter Pasteur—Chamberlandtidak dapat menyaring partikel yang sangat kecil seperti virus atau mikoplasma. Filter ini digunakan untuk menghilangkan organisme dari kultur cairan untuk mendapatkan racun bakteri.

Referensi

  1. ↑ Horzinek MC (1997). "The birth of virology". Antonie van Leeuwenhoek. 71 (1/2): 15–20. doi:10.1023/A:1000197505492. PMID 9049014.
  2. ↑ Textbook of Microbiology by Prof. C P Baveja, ISBN81-7855-266-3
  3. ↑ Textbook of Microbiology by Ananthanarayan and Panikar, ISBN81-250-2808-0
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan