Sabtu, 10 Oktober 2026
23:41 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Fauna peralihan

Fauna peralihan

Bagikan:
Dua ekor anoa dataran rendah
Anoa dataran rendah (Bubalus deppresicornis)
250px-Komodo_dragon_%28Varanus_komodoensis%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komodo (Varanus komodoensis)
250px-Tarsier_Tarsius_sp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tarsius (Tarsius tarsier)
250px-Babirusa_Sulawesi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Babirusa (Babyrousa babirussa)

Fauna peralihan adalah istilah bagi spesies hewan endemik yang berasal dari Wallacea.[1] Sebutan tersebut juga merupakan jenis pengelompokan hewan berdasarkan wilayah persebaran habitatnya yang dibatasi oleh garis Wallace.[2] Fauna peralihan sering disebut juga satwa Indonesia bagian tengah karena letak habitatnya yang secara geografis meliputi Pulau Sulawesi, dan Kepulauan Nusa Tenggara.

Contoh Satwa Peralihan

Referensi

  1. ↑ Setiawan, Iwan (2016). Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII SMP/MTs. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud. hlm. 71–72. ISBN 978-602-427-007-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-30. Diakses tanggal 2020-08-17.
  2. ↑ "Penjelasan Lengkap Fauna Peralihan di Indonesia". MANIAK ILMU. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-21. Diakses tanggal 2020-08-17.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan