Selasa, 20 Oktober 2026
11:16 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Fathul Bari

Fathul Bari

buku karya Ibnu Hajar Al-Asqalani

Bagikan:
Fathul Bari
250px-Fatholbari.jpg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PengarangIbnu Hajar Al-Asqalani
Judul asliFath Al-Bari bisyarhi Shahih Al-Bukhari
NegaraMesir
BahasaBahasa Arab (utama) dan berbagai bahasa.
SubjekHadis, Aqidah, Fiqih
GenreSyarah
PenerbitBerbagai penerbit
Tanggal terbit
circa 773-852 H / 1372-1449 M
Didahului olehShahih Al-Bukhari 
Diikuti oleh"At-Tanbih 'ala al-Mukhalafat al-Aqidah fi Fath al-Bari" oleh Ibnu Baz dan Ali bin Abdul Aziz bin Ali Asy-Syibil 

Fathul Bari (bahasa Arab:فتح الباري, har. 'Pemberian Sang Pencipta'), atau lengkapnya berjudul "Fath Al-Bari bi Syarh Shahih Al-Bukhari" adalah Kitab yang sangat penting kedudukannya pada kalangan ahlussunnah[1][2][3] yang dikarang oleh Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani. Kitab ini sangat masyhur dan telah dijadikan rujukan oleh kaum Muslimin baik di kalangan santri maupun muslim awam, karena merupakan Kitab Penjelasan (Syarh) dari kitab Shahih Bukhari. Penyusun kitab ini membutuhkan waktu hingga 25 tahun untuk menyelesaikannya, ia mulai mengerjakannya sejak tahun 817 H ketika itu ia berumur 44 tahun dan diselesaikannya pada bulan Rajab 842 H.[4] Mukadimah kitab ini berjudul Hadyus Sari, mencakup 10 pasal yang digunakan sebagai landasan untuk memahami isi kitab Fathul Bari.[5]

Kedudukannya

330px-Fathul_Bari_bisyarhi_Shahih_al-Bukhari_Imam_Khairul_Annas.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
17 jilid Kitab Fathul Bari beserta 2 jilid kitab mukadimahnya, Hadyus Sari. Cetakan Dar Taybah li Nasyr wat Tawzi'

Mengikuti Kitab Shahih Bukhari, Kitab Fathul Bari ini memiliki kedudukan yang tinggi. Di antara hal-hal yang menyebabkannya adalah sebagai berikut:

Penulisnya adalah dua orang ulama yang pakar di bidangnya

Kitab ini mempertemukan dua ulama terbaik di bidang hadis yang keilmuan keduanya telah diakui kompetensinya di kalangan umat Islam. Yaitu Imam al-Bukhari, yang digelari dengan Amirul Mukminin dalam bidang hadis; dan Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani, yang digelari al-Hafizh. Gelar al-hafizh bagi seorang ahli hadis hanya disematkan kepada yang mampu menghafal 100.000 hadis, baik Sanad maupun matannya. Karya besar dia selain Fathul Bari adalah Bulughul Maram min Adillatil Ahkaam,

Menggabungkan dua kitab monumental

Kitab hadis ini dianggap monumental juga karena kitab ini menggabungkan dua karya terbaik dalam bidang hadis. Kitab Asal (Matan) kitab ini, yaitu Shahih Al-Bukhari, telah diterima oleh semua kalangan umat Islam. Mereka menyebut Shahih Bukhari sebagai kitab yang paling sahih setelah Al-Qur'an dan diposisikan teratas daripada kitab-kitab hadis lain. Maka kitab syarhnya sangat diperlukan untuk dapat memahami makna-makna yang terkandung di dalam Sahih Bukhari secara benar dan mendalam dan syarah terbaik untuk kitab Shahihul Bukhari, adalah kitab Fathul Bari ini.

Metode penyusunan

Fathul Baari merupakan kitab paling paripurna dalam syarah hadis sehingga segala hal berkaitan dengan syarah hadis hampir semuanya didapatkan di sini. Sehingga para ulama memujinya:“Laa hijrata ba’dal Fathi" (Tidak perlu ber-hijrah ke kitab Hadis lain selama ada Fathul Bari").[6] Pembahasan masalah yang ditinjau dari ilmu bahasa; definisi masing-masing istilah secara lughawi (etimologi) dan syar’i (terminologi), perbandingan redaksi riwayat-riwayat, penjelasan kaidah ushul fiqih, pengungkapan keterangan ilmu hadis: sanad dan matannya, hingga pelajaran penting dan hikmah hadis.

Mukadimmah Kitab Fathul Bari diberi judul Hadyus Sari yang mencakup 10 pasal.

Lihat Pula

  • Umdatul Qari Syarah Shahihul Bukhari, yang ditulis oleh al-Badrul ‘Aini

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisource Arab memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:

Referensi

  1. ↑ nawawisubandi (2008-03-04). "38 – Fathul Bari (Syarah Kitab Sahih al-Bukhari)". Ilmusunnah.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-22. Diakses tanggal 2023-05-18.
  2. ↑ "Fathul Bari - Paket 1 Jilid 1-7". pustakaimamsyafii.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-18. Diakses tanggal 2023-05-18.
  3. ↑ Mahan, Onel (2013-04-29). "Seputar Pendidikan Dasar: Terjemah Kitab Fathul Bari". Seputar Pendidikan Dasar. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-19. Diakses tanggal 2023-05-18.
  4. ↑ Asy-Syibil dan Ibnu Baz (1422H). At-Tanbih 'ala al-Mukhalafat al-Aqidah fi Fath al-Bari. Riyadh:Dar al-Wathan.
  5. ↑ "Hujjatul Islam: Ibnu Hajar Al-Asqalani, Penulis Kitab Fath Al-Bari (3)". Republika Online. 2012-04-17. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-28. Diakses tanggal 2023-02-23.
  6. ↑ Fahras al-Faharis, vol. 1, hal. 322-3, agak dipersingkat. 'Tidak ada migrasi setelah al-Fath' adalah referensi ke sebuah hadis terkenal.
Kepustakaan hadis Sunni
Kutubus Sittah
Koleksi Primer
Koleksi lainnya
Metode penyusunan
Kitab Penjabaran
Istilah hadis
dan ilmu hadis
Ilmu rijal (perawi)
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan