Minggu, 11 Oktober 2026
08:07 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Faisal Tehrani

Faisal Tehrani

Bagikan:
Mohd Faizal Musa
250px-FORUM_BAHASA_JIWA_BANGSA_ATAU_BAHASA_GILA_KUASA_170514_TMISHAFIQ_04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir07 Agustus 1974 (umur 52)
Karier kepenulisan
Nama penaFaisal Tehrani
GenreNovel, cerpen, puisi dan naskah drama

Mohd Faizal Musa (lahir 7 Agustus 1974), juga dikenal dengan nama pena Faisal Tehrani, adalah seorang sastrawan berkebangsaan Malaysia. Beberapa karya Faisal dianggap kontroversial.[1][2] Ia menulis banyak buku dan karya sastra dalam ukuran yang beragam, termasuk naskah drama. Tulisan-tulisannya disebut sebagai karya berkesadaran sastra dan memiliki visi.[3]

Faisal telah menorehkan pelbagai capaian di bidang sastra. Ia memenangkan penghargaan Anugerah Seni Negara tahun 2016.[4][5]

Catatan kaki

  1. ↑ “Tidak syak lagi, sejauh ini, suaranya, suara ‘menentang’ yang cuba mencari kewarasan setiap peristiwa yang sedang berlaku di seputarnya.” (A. Samad Said dalam Dewan Sastera, November 2002) "There is no doubt, so far, his voice, the 'opposing' voice that tries to find the sanity of every occasion that is happening around him." (A. Samad Said in the Literature Council, November 2002)
  2. ↑ "A voice for the voiceless". www.thesundaily.my (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-07-27. Diakses tanggal 2018-07-27.
  3. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-16. Diakses tanggal 2019-07-23.
  4. ↑ Ani Awang (23 November 2006). "Anugerah Seni Negara pengiktirafan kepada penggiat seni". Utusan Malaysia. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-27. Diakses tanggal 16 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Bissme S. (31 Juli 2008). "Writing for change". The Sun (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-07-27. Diakses tanggal 16 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan