Rabu, 14 Oktober 2026
00:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Faisal Tehrani

Faisal Tehrani

Bagikan:
Mohd Faizal Musa
250px-FORUM_BAHASA_JIWA_BANGSA_ATAU_BAHASA_GILA_KUASA_170514_TMISHAFIQ_04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir07 Agustus 1974 (umur 52)
Karier kepenulisan
Nama penaFaisal Tehrani
GenreNovel, cerpen, puisi dan naskah drama

Mohd Faizal Musa (lahir 7 Agustus 1974), juga dikenal dengan nama pena Faisal Tehrani, adalah seorang sastrawan berkebangsaan Malaysia. Beberapa karya Faisal dianggap kontroversial.[1][2] Ia menulis banyak buku dan karya sastra dalam ukuran yang beragam, termasuk naskah drama. Tulisan-tulisannya disebut sebagai karya berkesadaran sastra dan memiliki visi.[3]

Faisal telah menorehkan pelbagai capaian di bidang sastra. Ia memenangkan penghargaan Anugerah Seni Negara tahun 2016.[4][5]

Catatan kaki

  1. ↑ “Tidak syak lagi, sejauh ini, suaranya, suara ‘menentang’ yang cuba mencari kewarasan setiap peristiwa yang sedang berlaku di seputarnya.” (A. Samad Said dalam Dewan Sastera, November 2002) "There is no doubt, so far, his voice, the 'opposing' voice that tries to find the sanity of every occasion that is happening around him." (A. Samad Said in the Literature Council, November 2002)
  2. ↑ "A voice for the voiceless". www.thesundaily.my (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-07-27. Diakses tanggal 2018-07-27.
  3. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-16. Diakses tanggal 2019-07-23.
  4. ↑ Ani Awang (23 November 2006). "Anugerah Seni Negara pengiktirafan kepada penggiat seni". Utusan Malaysia. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-27. Diakses tanggal 16 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Bissme S. (31 Juli 2008). "Writing for change". The Sun (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-07-27. Diakses tanggal 16 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan