Jumat, 02 Oktober 2026
14:35 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Fabel

Fabel

Bagikan:
250px-Reineke_Fuchs_-_Kaulbach_%28150110537%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reineke Fuchs

Fabel (bahasa Inggris:fable) adalah cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai manusia.[1] Fabel adalah cerita fiksi atau khayalan belaka (fantasi). Kadang kala fabel memasukkan karakter minoritas berupa manusia. Cerita fabel juga sering disebut cerita moral karena mengandung pesan yang berkaitan dengan moral. Tokoh-tokoh cerita di dalam fabel semuanya binatang.[2] Binatang tersebut diceritakan mempunyai akal, tingkah laku, dan dapat berbicara seperti manusia. Watak dan budi manusia juga digambarkan sedemikian rupa melalui tokoh binatang tersebut.[2] Tujuan fabel adalah memberikan ajaran moral dengan menunjukkan sifat-sifat jelek manusia melalui simbol binatang-binatang.[2] Melalui tokoh binatang, pengarang ingin memengaruhi pembaca agar mencontoh yang baik dan tidak mencontoh yang tidak baik.[2]

Ciri-ciri Fabel

Struktur Fabel

Orientasi

Orientasi adalah bagian permulaan pada sebuah cerita fabel yang berisikan dengan pengenalan cerita fabel tersebut yang di antaranya seperti pengenalan tokoh, pengenalan latar tempat dan waktu, pengenalan latar belakang atau tema dan lain sebagainya.[3]

Komplikasi

Komplikasi ialah klimaks pada sebuah cerita yang berisikan mengenai puncak masalah yang dialami dan dirasakan oleh tokoh.[3]

Resolusi

Resolusi ialah bagian dari teks yang berisikan dengan pemecahan masalah yang dialami dan dirasakan oleh tokoh.[3]

Koda

Koda ialah bagian terkahir dari teks cerita yang berisikan pesan-pesan dan atau amanat yang terdapat di dalam cerita fabel itu sendiri.[3]

Jenis-jenis Fabel

Dilihat dari waktu kemunculannya fabel dapat dikategorikan kedalam fabel klasik dan fabel modern yaitu:[3]

Fabel Klasik

Fabel klasik merupakan cerita yang telah ada sejak zaman dahulu, tetapi tidak ketahui persis waktu munculnya, yang diwariskan secara turun-temurun lewat sarana lisan.[3]

Ciri-ciri fabel klasik sebagai berikut:[3]

  • Cerita sangat pendek.[3]
  • Tema sederhana.[3]
  • Kental dengan petuah/moral.[3]
  • Sifat hewani masih melekat.[3]

Fabel Modern

Fabel modern adalah cerita yang muncul dalam waktu relatif belum lama dan sengaja ditulis oleh pengarang sebagai ekspresi kesastraan.[3]

Ciri-ciri fabel modern sebagai berikut:[3]

  • Cerita bisa pendek atau panjang.[3]
  • Tema lebih rumit.[3]
  • Kadang-kadang berupa epik atau saga.[3]
  • Karakter setiap tokoh unik.[3]

Referensi

  1. ↑ Putri, Arum Sutrisni (19 Januari 2020). Putri, Arum Sutrisni (ed.). "Fabel: Pengertian, Ciri dan Unsurnya". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-20. Diakses tanggal 14 Desember 2020.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  2. 1 2 3 4 Ashar, Fajar (2015-04-14). "Pengertian Fabel dan Contoh Fabel". Pengertian Ahli (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-02. Diakses tanggal 2019-03-01.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 "'Fabel' Pengertian & (Ciri–Struktur–Jenis–Contoh)". GuruPendidikan.Com. 2019-01-05. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-03-06. Diakses tanggal 2019-03-03.

Bacaan lanjutan

Wikisource logo
Wikisource memiliki teks artikel Ensiklopedia Britannica 1911 mengenai Fable.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan