Senin, 21 September 2026
00:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Front Keselamatan Islam

Front Keselamatan Islam

partai politik di Aljazair

60px-Unbalanced_scales.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Front Keselamatan Islam
الجبهة الإسلامية للإنقاذ
Nama dalam bahasa PrancisFront Islamique du Salut
PendiriAbbassi Madani
Ali Belhadj
Dibentuk18 Februari 1989 (1989-02-18)
Didaftarkan16 September 1989
Dilarang4 Maret 1992 (1992-03-4)
AgamaIslam Sunni
Bendera
250px-Flag_of_the_Islamic_Salvation_Front.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Front Keselamatan Islam (bahasa Arab: الجبهة الإسلامية للإنقاذ, al-Jabhah al-Islāmiyah lil-Inqādh; bahasa Prancis: Front Islamique du Salut/FIS) adalah sebuah partai politik di Aljazair berideologi Islam.

Sejarah

Sampai tahun 1988, satu-satunya parpol di Aljazair ialah partai pemerintah, FLN. Setelah terjadi pemberontakan dan penentangan terhadap pemerintahan dan FLN, Presiden Aljazair saat itu Chadli Bendjedid, yang notabene merupakan Sekretaris Jenderal FLN, melakukan reformasi dengan mengizinkan berdirinya berbagai parpol baru. Pada 1989 berdirilah FIS atas desakan masyarakat yang mayoritas Muslim. Mereka kecewa sebab satu-satunya partai yang dibentuk pada masa Presiden Boumedienne yakni FLN yang berasaskan sekuler gagal mewujudkan kemajuan.

Sebagai parpol Islam wajarlah FIS kemudian mengangkat isu seputar Islam. FIS menyodorkan program-program yang memikat simpati masyarakat Aljazair seperti ekonomi kerakyatan, mendukung terwujudnya kehidupan yang lebih Islami, demokratisasi, dan pemerintahan yang lebih dekat kepada Daulah Islam dibanding Barat. Dalam waktu yang singkat FIS berhasil menarik simpati masyarakat Aljazair yang mayoritas Islam. Hasilnya pada pemilu putaran pertama 20 Juni 1991, FIS memenangkan 54% suara dan mendapat 188 (81%) kursi di parlemen. Umat Islam Aljazair menyambut gembira kemenangan ini dan berharap FIS memenangkan pemilu putaran kedua. Sesuai dugaan, pada pemilu putaran kedua Desember 1991, FIS menang besar.

Kemenangan FIS pada pemilu putaran I dan II menunjukkan jika rakyat Aljazair menginginkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dan Islami.

Diawali 11 Januari 1992 saat Presiden Chadli Benjedid mengundurkan diri setelah partainya keok dalam pemilu atas desakan sebagian anggota kabinetnya, terutama pihak militer. Mereka tak rela jika sebuah parpol Islam memimpin di sana sebab membahayakan kedudukannya. Kemudian penguasa militer membubarkan parlemen Aljazair dan membatalkan hasil pemilu. Lalu militer melalui Mohammed Boudiaf mendirikan Dewan Tinggi Negara yang menjalankan pemerintahan sementara dan menyatakan Aljazair dalam keadaan darurat. Dewan Tinggi Negara ini menjadi penguasa baru Aljazair. Pengadilan yang direkayasa memberangus FIS dan menjadikannya sebagai parpol terlarang, ribuan orang baik anggota maupun pendukungnya ditangkap, dipenjara, dan sebagian lainnya ditindas, dianiaya, hingga dibunuh. Pemimpin FIS Abassi Madani dan Ali Belhadj dipenjarakan. Namun akhirnya Mohammed Boudiaf tewas di tangan Letnan Mohammed Bumaaraf yang berusia 26 tahun.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan