Rabu, 07 Oktober 2026
05:53 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Esigie

Esigie

Bagikan:
250px-Brooklyn_Museum_55.87_Figure_of_a_Hornblower_%284%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Oba Esigie.

Oba Esigie adalah seorang Oba (raja) Kerajaan Benin yang berkuasa dari tahun 1504 hingga 1550. Mahakarya seni yang dibuat pasa masa kekuasaannya kini disimpan di museum-museum ternama, seperti Metropolitan Museum of Art di New York dan Museum Britania di London.

Setelah kematian Oba Ozolua yang merupakan ayah kandung Esigie, Esigie menguasai Kota Benin, sementara saudaranya Arhuaran merupakan pemilik kota Udo yang terletak sejauh 30 km dari Kota Benin. Keduanya saling berperang memperebutkan kekuasaan. Esigie dibantu oleh ibunya, Ratu Idia. Sang ratu mengerahkan pasukan yang berjasa memenangkan Esigie dan menjadikannya Oba Benin. Esigie lalu berhasil mengalahkan serangan suku Igala.

Esigie memulai tradisi di Benin dengan menganugerahkan gelar Iyoba (Ratu-Ibusuri) kepada Idia dan menyediakan Eguae-Iyoba (Istana Ratu-Ibusuri) di Uselu hilir untuknya.[1]

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan