Rabu, 07 Oktober 2026
06:07 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Wiracarita Gilgamesh

Wiracarita Gilgamesh

Bagikan:

Wiracarita Gilgamesh atau Epos Gilgamesh adalah sebuah wiracarita dari Mesopotamia kuno. Sejarah sastra Gilgamesh bermula dari lima puisi Sumeria tentang Gilgamesh, raja Uruk, beberapa di antaranya mungkin berasal dari era Dinasti Ketiga Ur. Kisah-kisah mandiri ini di kemudian hari digunakan sebagai bahan acuan bagi sebuah wiracarita gabungan dalam bahasa Akkadia. Versi paling awal yang bertahan dari wiracarita gabungan ini, yang dikenal sebagai versi "Babilonia Lama", berasal dari abad ke-18 SM dan dinamai berdasarkan insipit-nya, Shūtur eli sharrī. Hanya segelintir lauh karyanya yang masih utuh terawetkan. Versi Babilonia Standar yang muncul kemudian, dikompilasi oleh Sîn-lēqi-unninni, ditanggali antara abad ke-13 hingga ke-10 SM dan memuat insipit Sha naqba īmuru. Sekitar dua pertiga dari versi yang lebih panjang dengan dua belas lauh ini telah berhasil ditemukan. Beberapa salinan terbaiknya ditemukan di reruntuhan perpustakaan milik Raja Asyur abad ke-7 SM, Asyurbanipal.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan