Senin, 26 Oktober 2026
10:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Anzû

Anzû

Bagikan:
Anzû
𒀭𒅎𒂂
Monster ilahi
250px-Chaos_Monster_and_Sun_God.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ninurta dengan kilat petirnya mengejar Anzû yang mencuri Lauh Takdir dari tempat suci Enlil (Monuments of Nineveh karya Austen Henry Layard, Seri ke-2, 1853)
Orang tuaSiris

Anzû, juga dikenal sebagai dZû dan Imdugud (Sumeria: 𒀭𒅎𒂂 dim.dugudmušen), adalah sesosok iblis dalam sejumlah agama Mesopotamia. Ia dilahirkan dari samudra air tawar kosmis Abzu dan ibu Pertiwi Mami, atau disebut pula sebagai putra Siris.[1] Dalam mitologi Babilonia, Anzû digambarkan sebagai seekor burung raksasa—berwujud elang dengan kepala singa—yang mampu menyemburkan api dan air. Narasi ini tampaknya merujuk pada mitos Sumeria yang jauh lebih kuno, di mana ia muncul sebagai burung badai setengah manusia yang mencuri lauh takdir, menantang kekuasaan Enlil atas tatanan para dewa yang menganugerahi Mesopotamia dengan pertanian (bnd. wiracarita Air Bah Atrahasis).

Stephanie Dalley, dalam Myths from Mesopotamia, menuliskan bahwa Wiracarita Anzu itu sendiri "pada dasarnya dikenal dalam dua versi: versi Babilonia Lama dari awal milenium kedua [SM], yang menampilkan Ningirsu sebagai sang pahlawan; dan versi 'Babilonia Standar', yang berasal dari milenium pertama SM, yang tampaknya menjadi versi paling sering dikutip, dengan Ninurta sebagai pahlawannya". Meskipun demikian, karakter Anzu tidak terlalu sering muncul dalam beberapa literatur lain, sebagaimana yang dicatat di bawah ini.

Referensi

  1. ↑ Charles Penglase (4 Oktober 2003). Greek Myths and Mesopotamia: Parallels and Influence in the Homeric Hymns and Hesiod. Taylor & Francis. ISBN 978-0-203-44391-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Zu (mythology).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan